Berita

Gatot Numantyo/Net

Politik

Langkah Panglima TNI Putuskan Kerja Sama Dengan ADF Sudah Sangat Tepat

KAMIS, 05 JANUARI 2017 | 11:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Keputusan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan untuk sementara kerja sama militer dengan Australian Defence Force (ADF), karena diduga telah melecehkan Pancasila sebagai lambang negara, sudah sangat tepat.

"Saya setuju dan mendukung sekali keputusan TNI, karena Australia sudah merobek hati Indonesia. Ini merupakan kelalaian pemerintah Australia," kata Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto.

Politikus Partai Demokrat itu menyatakan bahwa Indonesia adalah negara besar dan memiliki harga diri. Bila Australia tidak menghargainya, patut dipertimbangkan untuk mengevalusasi kerja sama kedua negara dalam bidang apa pun.


"Kalau bangsa lain tidak menghargai kita, tidak usah kerja sama dalam bidang apa pun," tegasnya (Kamis, 5/1)

Saat ditanya apakah penghentian kerja sama militer dengan ADF akan berdampak negatif terhadap TNI, anak buah Susilo Bambang Yudhoyono di Demokrat ini menilai tidak memengaruhi kemampuan TNI.

"Kita bersahabat dengan banyak negara bahkan hampir dengan seluruh negara di dunia. Keputusan ini tidak mengganggu kemampuan TNI, termasuk latihan-latihan. Saya sangat dukung dihentikan sementara dan berfikir seperti apa langkah selanjutnya," demikian Agus. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya