Berita

Olahraga

Rakernas PB PABBSI Programkan Emas Untuk Angkat Besi Olimpiade 2020

RABU, 21 DESEMBER 2016 | 08:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga seluruh Indonesia (PB PABBSI) mewujudkan janji memberikan bonus kepada dua atlet peraih medali perak Olimpiade 2016, yakni Sri Wahyuni, (48 kg) dan Eko Yuli Irawan (62 kg).

Demikian disampaikan Ketua Umum PB PABBSI, Rosan P Roslani di sela-sela pembukaan Rakernas dalam rangka membahas evaluasi 2016 termasuk program untuk meraih emas Olimpiade 2020. Dia berharap bonus ini bisa dijadikan sebagai acuan untuk tampil jauh lebih baik lagi di tahun mendatang.

Rakernas dihadiri Menpora didampingi Ketua KONI Pusat Tono Suratman, Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjipto, Ketua Umum PB PABBSI Rosan P Roslani dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S. Dewa Broto. Pembukaan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Menpora. Rakernas juga membahas  agenda kerja serta kegiatan induk organisasi untuk tahun depan.


Dalam Rekernas tersebut digelar pula momen penyerahan bonus rumah secara simbolis oleh Menpora dan Ketua Umum PB PABBSI kepada kepada dua lifter peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

"PB PABBSI memberikan apresiasi nyata dari PB kepada atlet yang berprestasi. Kami berharap kedua atlet tetap terpacu untuk mencetak hasil tertinggi, baik di Asian Games 2018 atau Olimpiade Tokyo 2020. Terutama bagi Sri yang masih berusia muda dan menjadi harapan bangsa," kata Rosan Jakarta, Selasa malam (20/20).

Ditambahkan, regenerasi tentu harus dilakukan dari sekerang. Oleh sebab itu, selama setahun ini PABBSI meningkatkan pertandingan bagi remaja yang tadinya hanya setahun sekali menjadi setahun dua kali.

"Untuk binaraga kita akan mulai lagi pada tahun 2017 yang sempat vakum," ujarnya.
 
PABBSI juga memberikan penghargaan kepada pelatih dan atlet angkat berat putri. Salah satunya, Sri Hartati, yang telah lima kali meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat. Termasuk di ajang terakhir yang berlangsung di Orlando, Amerika Serikat, November lalu, saat Sri meraih dua medali emas di kelas 57 kg. Berkat prestasi tersebut, Sri meraih tiket bertanding di ajang World Games 2017 di Polandia. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya