Berita

Net

Hukum

Wiranto Pastikan Ribuan Kasus Pungli Bakal Ditindak

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 17:56 WIB | LAPORAN:

Menko Polhukam Wiranto meminta kementerian dan lembaga lebih aktif ‎dalam mengawasi dan menindak aksi pungutan liar.

Menurutnya, keterlibatan institusi pemerintah dalam memberantas pungli dapat menumbuhkan investasi dan pembangunan ekonomi bangsa. Masyarakat juga akan terhindar dari kerugian secara materi.

‎"(Penanganan pungli) itu merupakan embrio disiplin nasional," kata Wiranto di sela kampanye budaya antipungli di ajang Car Free Day, Jakarta (Minggu, 18/12).


Dia menjelaskan, hingga saat ini, Tim Saber Pungli yang dibentuk pemerintah telah menerima sebanyak 17.600 laporan kasus pungli. Angka itu tergolong banyak karenanya dibutuhkan peran aktif berbagai pihak dalam memberantas pungli di Indonesia.

Wiranto memastikan bahwa ribuan laporan kasus pungli itu akan ditangani Tim Saber terhadap siapapun yang terbukti melakukan pungli. Bukan hanya menyasar kasus-kasus kelas teri.

‎"Untuk OTT (operasi tangkap tangan) sudah 22, itu bukan sedikit. Kita akan terus melakukan evaluasi-evaluasi, melakukan sesuatu gerakan tersembunyi dari laporan masyarakat untuk bisa masuk‎ (kelas kakap)," tegasnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya