Berita

Hukum

Menpan RB: SIM Dan Tilang Online Pangkas Kerumitan Birokrasi

JUMAT, 16 DESEMBER 2016 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Menteri Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur menyambut baik inovasi sistem penegakan hukum secara elektronik.

Korlantas Polri menciptakan inovasi pelayanan e-Tilang, e-Samsat, dan pembuatan SIM online.

Asman mengatakan, inovasi ini bukan saja memberi kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Tapi juga turut membangun transparansi dan akuntanbilitas pelayanan yang dilakukan Polri.


Pada era persaingan seperti saat ini, lanjut Asman, inovasi sektor publik merupakan keharusan. Sebab, tantangan ke depan semakin berat dan kompleks.

"Dengan adanya inovasi, maka akan diperoleh percepatan pelayanan dan keakuratan dalam menyikapi kasus, antisipasi perlindungan dari kemungkinan bahaya ancaman kriminalitas dan penyimpangan hukum lainnya," ujar Asman dalam acara peluncuran e-Tilang di Satpas Polda Metro Jaya, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (16/12).

Gencarnya inovasi pelayanan publik di lingkungan Polri, diakui Asman tidak lepas dari komitmen kuat pimpinan untuk mereformasi kepolisian.

Penggunaan teknologi, informasi, dan komunikasi dalam era keterbukaan dan globalisasi adalah suatu keniscayaan yang dengan sigap ditangkap dengan baik oleh Polri.

Menurut Asman, pelayanan berbasis online diharapkan dapat meminimalkan penyimpangan, terutama praktik percaloan dan memangkas kerumitan birokrasi yang sering dikeluhkan masyarakat.

Di samping itu, dibutuhkan upaya serius dari para stakeholder untuk menekan angka kecelakaan yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Salah satu caranya, membuat pelayanan SIM yang lebih tertib dan mudah secara online.

"Di mana kerumitan prosedural mengenai domisili warga tidak lagi jadi hambatan," ucap dia.

Sementara, inovasi e-Samsat diharapkan mampu mencegah percaloan dan menghilangkan pungli. Selain itu, inovasi e-Tilang dapat mewujudkan transparansi dendan pelanggaran lalu lintas.

"Ketiga hal tersebut diharapkan jadi momentum dan penyemangat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan pelayanan bagi publik," kata dia.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo juga memandang positif inovasi yang dilakukan Polri. Apalagi, sebagai sesama lembaga hukum, KPK selalu mendorong pelayanan publik jadi jauh lebih transparan dan akuntabel.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya