Berita

Ahok/Net

Hukum

Waspadai Sidang Ahok Disusupi ISIS

JUMAT, 16 DESEMBER 2016 | 10:27 WIB | LAPORAN:

Aparat kepolisian diminta dapat lebih memperketat pengamanan jalannya sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 20 Desember mendatang

Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto mengkhawatirkan jika sidang Ahok nantinya dimasuki penyusup dari kelompok Negara Islam (ISIS) yang akan melakukan teror.

"Kita takutkan adanya penyusup dari kelompok teroris ISIS yang akan meneror sidang Ahok nanti. Jadi kita imbau agar aparat kepolisian melakukan pengamanan jalannya sidang dengan ekstra ketat," jelasnya di Jakarta, Jumat (16/12).


Menurut Darmadi, penting bagi aparat melakukan pengamanan ekstra ketat, mengingat ancaman teroris ISIS bukanlah isapan jempol belaka. Ditambah lagi, adanya penemuan bom di Bekasi yang menjadikan Istana Merdeka sebagai target penyerangan.

"Beberapa pejabat negara kan seringkali mengingatkan akan bahaya teroris ISIS masuk ke Indonesia. Bahkan, Panglima TNI bilang ISIS sudah masuk dan berada di Filipina Selatan," bebernya.

Untuk itu, dia berharap, sebelum sidang lanjutan Ahok digelar maka alangkah baiknya jika aparat keamanan melakukan deteksi dini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Semua aparat keamanan sebaiknya mengerahkan segala sumber yang dimiliki untuk menetralisir adanya kemungkinan yang tidak kita harapkan dalam sidang lanjutan Ahok nanti, terutama ancaman teroris ISIS," tegas Darmadi yang juga anggota Komisi VI DPR RI. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya