Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Pejabat Bakamla Yang Ditangkap KPK Jalani Pemeriksaan Intensif

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 00:11 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (14/13). Informasinya, keempat orang tersebut berinisial ESH, SH, MAO dan D.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, dari empat orang tersebut, tiga orang diantaranya merupakan pihak swasta dan satu orang lagi merupakan penyelenggara negara.

Menurut Febri, oknum penyelenggara negara yang ditangkap diduga sebagai penerima, sementara tiga orang pihak swasta sebagai pemberi uang suap. Keempat orang tersebut dicokok di dua tempat di daerah Jakarta. Saat ini, lanjut Febri keempat pihak yang dicokok sedang menjalani pemeriksaan.


"Jadi benar telah dilakukan kegiatan OTT hari ini, telah terjadi penerimaan sejumlah uang kepada penyelenggara negara," ujar Febri dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu malam (14/12).

Lebih lanjut Febri menjelaskan, dalam OTT, Rabu Siang tadi, tim satuan tugas juga menyita sejumlah uang yang nilainya cukup signifikan. Menurutnya, jumlah uang yang diamankan sedang dihitung dan belum diketahui apakah uang tersebut mata uang asing atau rupiah.

"Perkaranya terkait pengadaan yang proses implementasinya sedang berjalan saat ini di salah satu institusi yang terkait dengan kelautan," ujar Febri.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Arie Sudewo mengadakan konfrensi pers sesaat isu penangkapan oknum penyelenggara negara dicokok KPK mengarah ke pihaknya. Diduga oknum penyelenggara negara tersebut merupakan pejabat (Bakamla).

Arie dalam memberikan keterangan ke media, tak membantah hal tersebut. Menurut Arie pihak yang ditangkap merupakan Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla bernama Eko Susilo Hadi.

Sebelum Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla, Eko menduduki jabatan pelaksana tugas Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla selama tujuh bulan dan tiga hari lalu sudah tidak lagi menjabat pelaksana tugas Sestama.

Menurut Arie, saat menjabat Plt Sestama, Eko sebagai Kuasa pengguna anggaran dalam tiga proyek yakni pengadaan Backbone coastal surveillance system yang terintegrasi BIIS, Proyek longrange camera plus tower dan Monitoring satelit Bakamla yang tendernya dimenangkan oleh perusahaan, Melati technovo.

Dari penelusuran redaksi, untuk proyek Backbone Coastal bernilai Rp400 miliar yang proyeknya dimenangkan oleh PT CMI teknologi. Proyek Monitoring satelit Bakamla bernilai Rp100 miliar yang tendernya dimenangkan oleh PT Melati Technovo. Sementara Proyek longrange camera plus tower bernilai Rp102 miliar yang tendernya dimenangkan oleh PT Zhasa Putra Deratama. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya