Berita

Politik

Menko PMK Pastikan Penanganan Pengungsi Korban Gempa Yang Efektif

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 23:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, ingin memastikan efektifnya upaya penanganan para pengungsi korban gempa Aceh, termasuk meratanya distribusi bantuan di berbagai titik bencana di Aceh. Terlebih dengan tindak lanjut penanganan kesehatan para pengungsi mulai dari trauma psikis hingga medis.
 
Keinginan ini disampaikan Puan saat memimpin rapat koordinasi tingkat menteri yang membahas mengenai penanganan bencana gempa bumi di Kab Pidie, Pidie jaya, dan Bireuen, Provinsi NAD, Rabu malam (14/12). Hadir pada rakor antara lain Mendikbud Muhadjir Effendy, MenPUPR Basoeki Hadimoeljana, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Ka BNPB Willem Rampangilie dan perwakilan K/L lainnya.
 
"Kami juga akan berusaha terus menjaga agar anak-anak tetap dapat bersekolah dan kegiatan belajar mengajar tidak berhenti meski harus berada di tenda-tenda darurat, apalagi saat masa semester-an begini. Saya juga minta agar segera dibangun sekolah darurat sejalan dengan perbaikan infrastruktur yang lain," kata Puan.
 

 
Sebelum memimpin rakor tersebut, Menko PMK dan rombongan menuju RS Zainoel Abidin di Kota Banda Aceh untuk menjenguk para korban bencana gempa di Kab Pidie Jaya. Kehadiran Menko PMK yang didampingi oleh Mendikbud Muhadjir Effendy, Plt Gubernur NAD Soedarmo, Deputi Menko PMK Bidang Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Yan Manggesa, dan Dirut RS Zainoel Abidin dr. Fachrul Jamal, disambut oleh Wakil Direktur  RSUD Zainoel Abidin, Isra Firmansyah.

Selain melihat perkembangan terkini perawatan medis terhadap para korban, Menko PMK juga menyerahkan sejumlah bantuan antara lain sarung, tas, buku bacaan, dan sebagainya.
 
 Pada kesempatan tersebut, Puan juga menyemangati dan mendoakan langsung beberapa pasien, sekaligus menyalurkan sumbangan dari Kementerian Sosial dalam bentuk uang masing-masing Rp.5 Juta kepada 3 korban bencana atas nama Jamaluddin, Rabiah Makam, dan Ramadan.
 
 Diketahui bahwa wilayah Kab Pidie Jaya dan sekitarnya di wilayah barat Provinsi NAD pada Rabu, 6 Desember 2016 pukul. 05.03 pagi diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) dan banyak menimbulkan kerusakan parah. Selain itu, gempa bumi ini juga telah menewaskan 101 korban jiwa; 139 luka berat; dan 718 luka ringan.
 
Gerak cepat yang dilakukan pemerintah diawali dengan penetapan masa tanggap darurat bencana sejak tanggal 7 hingga 20 Desember 2016. Para pengungsi kini tersebar di 120 titik di Kab Pidie Jaya berjumlah 82.122 jiwa; empat titik di Kab Bireun berjumlah 1.716 jiwa; dan dua titik di Kab Bireuen berjumlah 1.295 jiwa.

Kementerian/Lembaga Negara yang sudah menurunkan bantuan sejauh ini tercatat antara lain Kemkes, kemsos, BNPB, PUPR, Kemdikbud, Kemhub, BASARNAS, TNI, POLRI, BPPBA, BPBD Binjai, BPBD Jatim, BPBD Sumbar, dan PMI Pusat. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya