Berita

Dunia

Keluarga Korban Gdim Izik Kawal Ketat Proses Hukum

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 17:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Asosiasi koordinator keluarga dan kerabat korban Gdim Izik bertekad mengawal proses sidang peristiwa Gdim Izik pada 26 Desember mendatang.

Hal itu mereka tegaskan dalam peringatan Hari HAM Dunia awal Desember ini di Maroko.

Untuk diketahui bahwa Gdeim Izik merupakan kamp protes yang didirikan 9 Oktober 2010 di Sahara Barat dan berlangsung selama bulan November tahun itu.


Protes pada awalnya berlangsung damai, namun mereka kemudian ditandai dengan bentrokan antara warga sipil Sahrawi dan pasukan keamanan Maroko. Hal itu juga kerap disebut sebagai Intifada Ketiga Sahrawi.

Mengenang hal itu, keluarga dan kerabat korban membentuk asosiasi dan memperingatinya setiap tahun.

Asosiasi itu terbentuk dengan satu prinsip yang sama, yakni hak untuk hidup merupakan hak paling suci. Mereka memperjuangkan hak-hak keluarga dan kerabat mereka yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
 
"Hak untuk hidup dari 11 anak-anak kami dengan kejam dilanggar. Mereka dibunuh dengan darah dingin saat melakukan tugas mereka selama proses pembongkaran Gdim Izik Camp pada 8 November, 2010, di pinggiran kota Laayoune," kata asosiasi itu dalam sebuah pernyataan.

Mereka menuntut kejeasan hukum atas nasib keluarga dan kerabat mereka yang menjadi korban. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya