Berita

Hukum

Polisi Masih Dalami Dugaan Aliran Dana 'Makar'

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 13:52 WIB | LAPORAN:

Aliran dana terkait dugaan aksi persiapan makar tanggal 2 Desember lalu, masih jadi misteri.

Penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) terus mendalami segala kemungkinan asal aliran dana upaya makar dimaksud. Termasuk, indikasi aliran dana dari Tomy Soeharto.

"Belum tahu dia (sosok penyandang dana) orangnya siapa. Yang terpenting penyidik bekerja mencari informasi (aliran dana)," kata Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono, Kamis (14/12).


Saat ini, kata Argo, penyidik masih fokus menyelesaikan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para tersangka kasus tersebut.

Tim dari kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri dugaan aliran dana yang diperkirakan memiliki nominal cukup besar.

"(Terkait) Pendanaan masih didalami. Belum dapat perkembangan dari penyidik. Belum dapat konfirmasi," demikian Argo.

Untuk diketahui sebelumnya, dugaan aliran dana tersebut terkuak saat praktisi hukum, Eggi Sudjana melaporkan penyebar gambar yang menuduhnya sebagai salah satu 'penyandang dana' aksi makar ke polisi, Selasa (6/12) lalu.

Selain Eggi dalam gambar tersebut juga mencantumkan tokoh-tokoh seperti Tommy Soeharto, Said Iqbal, Munarman, Rizieq Sihab, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Rachmawati Soekarno Putri, Bachtiar Nasir, Muhsin Alatas, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo, Kivlan Zein, Adityawarman, Budi Sujana, Habiburahman, Baris Silitonga, Dahlia Zein, Rusdi dan Firza Husein.

Dalam bagian atas gambar tersebut tertulis "Donatur Aksi 'Bela Islam' ke Arah Makar".

Eggi menyebutkan, pertama kali dirinya mendapat gambar tersebut dari seorang wanita bernama Julia, Jumat 2 Desember 2016 lalu.

Kepada Eggi, Julia mengaku sebagai penasihat Tommy Soeharto.

"Saya pertama dapat ini lewat WA (whatsapp), dari Saudari Julia. Julia ini saya kenal begitu saja. Tapi, setelah saya tanya-tanya dan konfirmasi kepada dia langsung, dia mengaku sebagai penasihat Tommy Soeharto," tutur Eggi saat itu.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya