Dwi gol Nikola Kalinic ke gawang Sassuolo di Stadio Artemio Franchi, dinihari, kemarin, meletupkan asa Fiorentina di persaingan Seri A Italia dan Liga Eropa.
Meski mendapatkan perlaÂwanan dari anak-anak Eusebio Di Francesco, La Viola-julukan Fiorentina bisa mengendalikan paruh pertama dengan sangat baik. Buktinya, tuan rumah mampu unggul dua bola.
Pertandingan baru berjalan sepuluh menit, gawang yang dikawal Andrea Consigli jebol.
Kalinic mencetak gol pemÂbuka, skor 1-0. Fiorentina di atas angin.
Enam menit sebelum kedua tim memasuki ruang ganti, publik Artemio Franchi semakin larut dalam kegembiraan ketika umpan Federico Chiesa mampu dikonversi lagi menjadi gol kedua Kalinic.
Penampilan apik striker timÂnas Kroasia itu akan semakin menarik perhatian Valencia untuk memboyongnya. "Kalinic bermain sangat bagus. Kami sedang membicarakan pemain dengan kualitas luar biasa," ujar manajer Fiorentina, Paulo Sousa dikutip
Sky Sport Italia. Sampai kedua tim rehat, papan skor menunjukkan angka 2-0 unÂtuk keunggulan Fiorentina.
Usai jeda, Sassuolo memberikan perlawanan yang lebih intensif. Di Francesco memainkan Pol Lirola, Iemmello dan Mazzitelli. Dari perubahan skema ini, cukup memberikan pengaruh. Terbukti, menginjak menit ke-76, gawang tuan ruÂmah goyah dibobol Francesco Acerbi yang memperkecil ketinggalan. Sayangnya, di sisa waktu yang ada, tim tamu tak mampu lagi mengoptimalÂkan setiap kesempatan menÂjadi gol penyama kedudukan. Sampai wasit meniup peluit panjang, Fiorentina mengunci kemenangan 2-1. Dengan hasil positif ini, Fiorentina menamÂbah perolehan mereka menjadi 26 poin dan menempati urutan ketujuh. Sementara Sassuolo menghuni peringkat ke-15 denÂgan menghimpun 17 angka. Di babak 32 besar Liga Eropa, Fiorentina mendapatkan drawÂing melawan wakil Jerman, Monchengladbach, yang berÂstatus sebagai tim buangan Liga Champions. "Mereka punya kualitas. Nanti akan menjadi laga penuh kualitas," ucap Sousa di Football Italia. ***