Berita

Setya Novanto/Net

Politik

Setnov Diperiksa KPK, Rapat Paripurna DPR Ditunda

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 15:00 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Rapat Paripurna DPR RI yang seharusnya dilangsungkan hari ini terpaksa harus ditunda lantaran Ketua DPR Setya Novanto sedang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus e-KTP.

"Penjadwalan sedikit berubah," terang Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

Selain itu, alasan lainnya adalah Wakil Ketua DPR lainnya, Agus Hermanto juga masih berada di luar negeri dan Taufik Kurniawan masih dalam perjalanan menuju Jakarta dari Semarang.


Fachri mengaku penundaan dilakukan secara mendadak. Padahal, sudah banyak anggota yang datang dan mengisi daftar hadir.

Lebih lanjut, mantan politisi PKS ini mengatakan rapat bisa digelar bila Taufik Kurniawan sudah tiba di Jakarta.

"Kalau Pak Taufik sampe, ya langsung," terangnya.

Namun, hingga siang ini rapat tak kunjung dimulai dan ditunda hingga Kamis pekan ini.

Rencananya, rapat kali ini diagendakan untuk mengambil keputusan terhadap rancangan undang-undang tentang pengesahan perjanjian antara Indonesia dan Singapura terkait dengan garis batas laut, laporan Komisi Hukum terkait dengan hasil uji kelayakan dua calon hakim Mahkamah Agung, dan laporan Komisi Keuangan mengenai hasil uji kelayakan dua calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Selain itu, paripurna mengagendakan pengambilan putusan RUU Pertembakauan menjadi inisiatif DPR dan pengesahan perpanjangan waktu pembahasan beberapa RUU oleh Pansus. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya