Gol tunggal Ruben Castro di stadion Benito Villamarin, kemarin membuyarkan mimpi Athletic Bilbao ke zona Champion. Alhasil Los Leones harus gigit jari.
Athletic tertahan di peringkat ketujuh klasemen La Liga. Sebaliknya kemenangan Verdiblancos-julukan Bilbao memÂbantu mereka menjauhi zona degradasi.
Tidak ada kemenangan bagi Athletic Bilbao di jornada 15. Meskipun pelatih Ernesto Valverde sudah mengistirahatkan para peÂmain kunci dari pertandingan teraÂkhir di Liga Eropa, tim inti Athletic tak kuasa menahan lagu Betis.
Menurunkan formasi 4-4-2, Los Leones unggul penguasaan bola dari tuan rumah, tetapi tidak impresif.
Laga berjalan monoton samÂpai seperempat jam, ketika Aymeric Laporte lolos dari kartu kuning kedua meski melanggar Ruben Castro. Para pemain Betis protes atas perlakuan wasit Mateu Lahoz.
Tapi pembiaran Laporte berÂtahan ini, berlanjut pada gol tuan rumah di menit 18. Menerima umpan Antonio Sanabria, sang penyerang gaek Castro menghukum tim tamu dengan aksinya. 1-0.
Athletic masih lebih banyak menguasai bola, sembari mencari celah di pertahanan lawan. Namun babak pertama lebih dekat pada gol kedua Betis daripada gol peÂnyeimbang kedudukan Athletic.
Kiper tuan rumah, Antonio Adan, tidak mendapatkan ujian berarti sampai turun minum. Menyadari timnya bermain buruk, Valverde kemudian memasang Mikel Vesga, sehingga Athletic bermain dengan tiga bek.
Kekuatan lini tengah Athletic bertambah. Sialnya, itu tidak berpengaruh banyak untuk meÂnarik arus permainan. Mereka banyak menembak, tetapi tidak cukup berarti.
Sebaliknya Betis tetap biÂsa mengontrol situasi dengan permainan cepat mereka, bahkan hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan 1-0 ini adalah puÂkulan telak bagi Athletic Bilbao; yang kini semakin tertinggal unÂtuk masuk zona Eropa. Padahal, Atletico Madrid dan Villarreal belum bermain.
Bila melihat persaingan demi tiket terakhir ke Liga Champions, Athletic tertinggal tiga poin dari Real Sociedad. ***