Berita

Said Iqbal/Net

Politik

Said Iqbal Cs Mau Datangi Polda Metro Jaya Dan Pertanyakan Ilusi Makar

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 08:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang terdiri dari Presiden KSPI Said Iqbal, Sekjend KSPI Muhamad Rusdi, dan Panglima Aksi KSPI Baris Silitonga akan mendatangi Polda Metro Jaya dengan maksud untuk melaporkan fitnah dugaan makar tarsebut.

Bagi kalangan buruh, dimasukannnya tiga nama pimpinan buruh tersebut dalam "diagram" atau skema orang-orang yang terlibat makar sebagaimana beredar di sosial media  sangat aneh. Massa buruh yang akan turun aksi pada 2 Desember diduga akan di gerakkan ke DPR bersama para tokoh-tokoh kelompok nasionalis yang menginginkan Kembalinya Ke UUD 45 melalui Sidang Istinewa MPR.

Bagi buruh, tuduhan bahwa massa buruh akan ke DPR juga  terbantahkan karena aksi buruh pada 2 Desember sesunguhnya adalah reaksi kemarahan buruh secara nasional atas diputuskannya Upah minimum kabupaten/Kota  ( UMP), hanya 8,25 persen sesuai mekanisme perhitungan PP 78.


Buruh bereaksi keras dan kemudian melakukan aksi serentak secara nasional pada 2 Desember karena banyak usulan para bupati yang menaikkan upah sebesar 15-20 persen kemudian pada tanggal 21 November para Gubernur menganulir usulan para bupati. Aksi kaum buruh pada 2 Desember juga bukan hanya di DKI Jakarta namun juga dilakukan di provinsi-provinsi lainnya di basis-basis industri.

Selain itu, demikian keterangan KSPI kepada redaksi, pimpinan KSPI pada tanggal 1 Desember 2016 mengeluarkan instruksi /edaran agar massa aksi buruh pada 2 Desember 2016 titik kumpulnya adalah di Balai Kota DKI menuju Istana Negara, masuk melalui Patung Tani, tidak ke DPR atau melalui rute Sudirman/ Thamrin.

Bahkan pada 30 November 2016 tepatnya Rabu malam, pimpinan KSPI memenuhi undangan koordinasi dengan Kapolda Metro jaya dan jajarannya diskusi terkait teknis aksi buruh pada 2 Desember 2016. Hal tersebut biasa dilakukan saat aksi aksi besar yang dilakukan buruh.

Selain untuk menjelaskan hal tersebut, kedatangam pimpinan KSPI ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi atas dugaan makar karena rencananya, Rabu besok (13/12) akan keluar negeri mengikuti salah satu kegiatan  international.

Selain didampingi oleh Tim Hukum KSPI dan Jaringan KSPI, Said Iqbal juga akan ditemani para pimpinan Pusat KSPI dan sembilan Federasi afiliasi KSPI beserta pengurus wilayah, cabang,  tingkat perusahaan serta satgas buruh di sekitar Jabodetabek. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya