Berita

Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jamin Tidak Diskriminatif Terhadap Wartawan

JUMAT, 09 DESEMBER 2016 | 22:26 WIB | LAPORAN:

"Konco Sak Suwane, Sedulur Sak Lawase."

Istilah bahasa Jawa itu coba ditanamkan Raden Prabowo Argo Yuwono kepada rekan-rekan media di Forum Wartawan Polri (FWP), Polda Metro Jaya (PMJ).

Bahkan, perwira menengah (pamen) Polri berpangkat Komisaris Besar itu membagikan kaos bertuliskan selogan tersebut ke seluruh wartawan yang tergabung di FWP PMJ.


"Artinya, teman selamanya, saudara sampai mati. Tanpa media dan staf humas, saya tidak ada apa-apanya," ungkap pria yang akrab disapa Argo saat bersilaturahmi ke Balai FWP PMJ, Jumat (9/12).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengaku tidak pernah menyangka bisa duduk di kursi Kabid Humas PMJ menggantikan Komisaris Besar Awi Setiyono.

Menurut pamen yang dilantik tanggal 25 November lalu tersebut, dirinya lebih banyak menghabiskan masa baktinya kepada korps Bhayangkara di luar pulau Jawa.

Bahkan, selepas lulus Akpol tahun 1991, tugas pertama pria asli Yogyakarta itu diamanahkan untuk mengabdi di Polres Kupang, NTT.

"Pokoknya saya ini, spesialis luar (pulau) Jawa. Muter-muter, dari NTT, Pulau Rote, Bali, Sabang, Nunukan, dan lainnya. Enggak nyangka dari Jatim ke Metro (PMJ). Berbagai macam persoalan sudah pernah ditangani. Jadi, sudah paham keragaman etnis dan karakter bangsa Indonesia," papar Argo.

Mantan Kapolres Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) itu mengaku ada sedikit perbedaan antara Polda Jatim dengan PMJ.

Jika di Polda Jatim, lanjutnya, ada 39 Polres namun wartawannya sedikit. Sedangkan di PMJ, Polresnya sedikit wartawannya banyak.

Untuk itu, Argo menjamin, dirinya tidak ada yang membedakan antara wartawan dari media mana pun selama dirinya bertugas sebagai Kabid Humas PMJ.

"Lha iyo, tidak ada diskriminasi wartawan. Semua sama. Berhak menggunakan semua fasilitas di balai wartawan dan gabung di grup WA," jamin mantan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Kaltim tersebut.

Sementara itu, Ketua FWP PMJ, Naek Pangaribuan menambahkan, aktifitas wartawan di wilayah hukum PMJ termasuk yang tersibuk di seluruh Indonesia. Sehingga, Naek menyarankan agar Argo dapat tetap fit dan meluangkan waktu ekstra meladeni wartawan yang ingin terkoneksi dengannya.

"Kawan-kawan FWP, silakan temui atau telepon langsung pak Kabid jika ingin konfirmasi berita. Beliau siap stand by 1x24 jam satu Minggu full, kecuali malam Jumat," timpal Naek sambil bercanda. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya