Berita

Net

Hukum

Sekjen Kementerian PUPR Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

JUMAT, 09 DESEMBER 2016 | 19:27 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Taufik Widjoyono.

Taufik diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap terkait proyek di kementeriannya tahun anggaran 2015-2016 yang menyeret Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka. Taufik diduga mengetahui sengkarut mengenai praktik suap menyuap itu.

Usai memberi keterangan ke penyidik KPK selama tujuh jam, Taufik irit bicara mengenai materi pemeriksaannya. Dia mengaku hanya ditanya terkait perkenalannya dengan Aseng.


"Cuma tiga pertanyaan. Ditanya soal kenal atau tidak saja," singkat Taufik di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (9/12).

Disinggung soal uang sebanyak USD 20 ribu yang pernah diterimanya melalui Amran Hi Mustari‎, Taufik enggan berkomentar banyak. Menurutnya, permasalahan uang dari mantan kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Kementerian PUPR itu sudah dijelaskan ke penyidik.

"Sudah ke KPK, sudah selesai ya," cetus Taufik seraya meninggalkan kerumunan awak media.

Diketahui, Amran Hi Mustari merupakan perantara suap yang diberikan sejumlah pengusaha, salah satunya Aseng. Uang tersebut terkait penyaluran program aspirasi Komisi V DPR RI.

Ternyata bukan Taufik saja yang menerima uang dari Amran, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto W Husaini, dan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Pekerjaan Umum A. Hasanuddin juga menerimanya. Kemudian Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga Soebagiono serta
Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga yang ikut kecipratan uang dari pengusaha melalui Amran.

Hediyanto disebut menerima USD 60 ribu atau sekitar Rp 787 juta, Hasanuddin menerima USD 10 ribu. Lalu Soebagiono senilai USD 10 ribu, dan Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga juga senilai USD 10 ribu.

Amran membeberkan hal itu saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan bagi terdakwa mantan anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti beberapa waktu lalu. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya