Berita

Foto: Youtube

Hukum

Kapolda Metro: Sidang Ahok Tetap di Gajah Mada

JUMAT, 09 DESEMBER 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN:

Kursi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, dipastikan akan diduduki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (13/12) mendatang.

Polisi memastikan jika sidang perdana tersangka kasus dugaan penistaan agama itu tetap digelar di kantor sementara PN Jakarta Utara tersebut.

"Untuk sidang pertama (kasus Ahok),  akan tetap dilakukan di Gajah Mada (Jakpus)," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan, usai bersepeda bareng pejabat teras Polda Metro Jaya (PMJ) dan jajaran di Kawasan Wisata Ancol, Pademangan,Jakut, Jumat (9/12).


Iriawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mahkamah Agung (MA).

Mantan Kabid Propam Mabes Polri itu juga menegaskan, belum ada instruksi terkait pemindahan lokasi sidang ke daerah Cibubur, seperti yang sempat diisukan sebelumnya.

"Saya sudah koordinasi dengan Kejagung dan MA. Untuk persidangan yang disebutkan akan dilaksanakan di Cibubur, belum ada keutusan ke arah sana," papar Iriawan.

Selain itu, Kapolda menjamin sidang akan berjalan kondusif. Pihaknya, telah menyiapkan personel pengamanan sebagai langkah preventif jika terjadi unjuk rasa.

"Kita pasti amankan sidang Pak Ahok agar berjalan lancar. Jumlah personel cukup, saya rasa. Kita juga ada pasukan BKO dari wilayah luar PMJ," demikian Iriawan.

Rencananya, Ahok akan duduk sebagai terdakwa, Selasa (13/12) mendatang di PN Jakpus yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Gunung Sahari.

Lokasi tersebut telah ditempati PN Jakut selaku penyelenggara, sejak tiga bulan terakhir, mengingat kantor lama mereka di Jalan R.E. Martadinata, Sunter Agung tengah direnovasi.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya