Berita

Jusuf Kalla/Net

Politik

JK Tanya Soal Trump, Obama Kasih Diskon Di Bawah 50 Persen

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 08:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kondisi perekonomian nasional sudah barang tentu dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Salah satunya adalah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Trump dikhawatirkan akan mengambil kebijakan ekonomi yang lebih proteksionis, dan ini memiliki dampak yang serius pada perekonomian dunia.

Tetapi, menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, jangan terlalu khawatir dengan kemenangan Trump.


"Apakah Trump akan sangat proteksionis? Saya rasa tidak," kata JK saat memberikan sambutan dalam Breakfast Meeting Masa Depan Ekonomi Indonesia yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (8/7).

Trump, kata JK lagi, tidak akan berani, misalnya, menetapkan pajak untuk barang-barang buatan China sebesar 45 persen.

"Kalau itu yang dilakukan, maka yang marah adalah rakyat Amerika sendiri karena sekarang 90 persen barang yang beredar di Amerika buatan China," kata dia lagi.

Masih kata Kalla, bahkan Presiden AS Barack Obama juga percaya Trump akan pragmatis.

JK menceritakan pembicaraannya dengan Obama di Peru beberapa waktu lalu.

Obama tertawa saat mendengar pertanyaan soal Trump, dan memberikan "diskon" kurang dari 50 persen. Artinya, hanya kurang dari 50 persen dari apa yang dikatakan Trump akan dilaksanakannya.

"Pengaruh pasti ada, efek jangka menengah pasti ada. Tetapi tidak usah terlalu pesimistis," demikian JK. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya