Berita

Politik

Kebaya Perkuat Kepribadian Perempuan Indonesia

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 18:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebaya bukan hanya sekedar pakaian namun juga mempunyai makna filosofi khusus. Bentuknya yang sederhana merupakan wujud kesederhaan masyarakat Indonesia yang memancarkan nilai-nilai kepatuhan, kehalusan, dan perilaku wanita yang serba lembut.

"Kebaya merupakan ikon wanita Indonesia yang anggun dan berbudaya, yang selalu mengayomi, serta memberikan ketenteraman hati," kata ‎Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat membuka Pagelaran Pesona Kebaya Nusantara dalam rangka menyongsong Hari Ibu Tahun 2016, di Jakarta (Rabu, 7/12).
 
Meurut Puan, pengembangan kebaya, selain untuk memperkuat industri kebaya, juga dapat memperkuat kepribadian budaya perempuan Indonesia yang memiliki nilai estetika dan kearifan lokal.  Oleh karena itu, perlu menjadi pemikiran dan komitmen bersama untuk mendukung upaya pelestarian dan pengembangan kebaya sebagai icon busana perempuan nan anggun dan berkarakter, tidak hanya untuk Indonesia namun juga untuk masyarakat dunia.
 

 
Puan memaparkan sejarah kebaya bisa ditelusuri sejak ratusan tahun lalu yang menyebar hampir ke seluruh penjuru Nusantara dengan berbagai bentuk dan variasi sesuai dengan perkembangan budaya setempat. Kebaya tidak hanya dipadukan dengan batik atau sarung pelekat namun juga dengan aneka kain tradisional daerah setempat seperti tenun, songket, ulos dan lainnya.  Oleh karena itu dari berbagai busana tradisional yang ada, kebaya oleh Presiden Soekarno ditetapkan sebagai salah satu busana nasional, khususnya bagi wanita karena dianggap paling ideal mencerminkan karakter dan keanggunan sosok perempuan Indonesia.
 
"Adalah tepat apabila mengangkat tema ini sekaligus memperingati Hari Ibu Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Kebaya dan Ibu, dua karakter yang melambangkan wanita Indonesia yang kuat, teguh, namun lembut dan selalu menginspirasi," kata Puan, dalam acara yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Kebayaku ini.
 
Puan berharap lewat agenda ini akan memberikan kontribusi bagi pelestarian dan pengembangan kebaya dan budaya Indonesia. Puan memastikan, pemerintah sangat menaruh perhatian dan harapan besar pada pelestarian dan pengembangan kebaya, yang dapat diarahkan untuk memperkuat industri kebaya sehingga semakin memperluas kecintaan dan penggunaan produk dalam negeri.
 
"Dengan semangat cinta busana karya budaya bangsa, kita semua berharap di masa mendatang, melalui sentuhan disain dan kreatifitas para perancang busana, kebaya dapat bersaing dan berada pada kedudukan yang sama terhormatnya dengan busana modern lainnya baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional," demikian Puan. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya