Berita

Net

Hukum

Habib Rizieq: Polisi Ditekan Dari Atas, Kita Dorong Dari Bawah

SENIN, 05 DESEMBER 2016 | 01:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T. Purnama tampaknya tak akan dituntaskan Kepolisian kalau ada tekanan dari massa umat Islam. Hal itu terlihat sejak dari awal kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

Ketua Dewan Penasihat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), Habib Muhammad Rizieq Syihab, mengungkapkan kronologis pelaporan kasus tersebut dalam acara Evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah FPI, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).

Dia menjelaskan setelah Ahok dilaporkan pada 6 Oktober 2016, Polisi seakan enggan menindaklanjuti laporan dari FPI Jakarta tersebut. Keengganan itu semakin tampak setelah pihaknya berkali-kali mendatangi Bareskrim.


"Sehingga digelar Aksi Bela Islam I pada tangaal 14 Oktober di depan Bareskrim dan Balaikota," ucapnya.

Setelah aksi tersebut, barulah laporan tersebut diproses. Karena saat Aksi 410, pihak Kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjutinya. Pihaknya pun juga mengikuti proses yang dijalankan Bareskrim.

"Setelah kita ikuti, kita mencium ada aroma intervensi baik dari kalangan parpol berkuasa maupun dari kalangan Istana. Sehingga polisi dalam bekerjanya menjadi kikuk. Dari atas ditekan supaya tidak berjalan, dari luar umat Islam mendorong supaya berjalan," urainya.

Karena itulah, digelar kembali Aksi Bela Islam II pada 4 November 2016. Dalam Aksi 411 itu, diakuinya, sempat terjadi sedikit letupan depan Istana. Namun sama sekali tidak berhasil memprovoksi massa aksi menjadi kerushan. Aksi tetap berjalan damai sampai selesai.

"Hasilnya, adalah polisi berani maju selangkah dengan menetapkan Ahok sebagai tersangka," urai Imam Besar FPI ini.

Karena itu dia mempertanyakan pendapat yang menyebutkan bahwa aksi tersebut tak ada gunanya.

"Siapa bilang (tak ada gunanya, red)? Kita ini lagi berhadapan dengan satu kekuatan politik yang luar biasa. Mereka nekan dari atas, kita harus dorong dari bawah," tegasnya.

Setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya mendatangi Mabes Polri untuk berdialog dengan dengan Kapolri. GNPF MUI meminta Ahok harus ditahan sebagaimana para tersangka kasus penistaan agama sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kepolisian diingatkan, kalau Ahok tak ditahan sampai 18 November, GNPF MUI kembali menggelar Aksi Bela Islam III.

"Mereka pikir kita cuma ngancam. Ternyata tetap tidak ditahan. Akhirnya kita umumkan akan menggelar Aksi Bela Islam III pada tanggal 2 Desember. Setelah diumumkan, luar biasa dahsyat penggembosannya. Ini penggembosannya jauh lebih dahsyat dibanding Aksi Bela Islam II," demikian Habib Rizieq.[zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

AS Siapkan Operasi Militer Jangka Panjang Terhadap Iran

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:15

Tips Menyimpan Kue Keranjang Agar Awet dan Bebas Jamur Hingga Satu Tahun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:09

10 Ribu Warga dan Polda Metro Siap Amankan Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:54

Siap-Siap Cek Rekening! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR PNS 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:50

TNI di Ranah Terorisme: Ancaman bagi Supremasi Hukum

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:44

KPK Melempem Tangani Kasus CSR BI

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:37

MD Jakarta Timur Bersih-Bersih 100 Mushola Jelang Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:18

Rapor IHSG Sepekan Naik 3,49 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.889 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:55

Norwegia dan Italia Bersaing Ketat di Posisi Puncak Olimpiade 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:49

Bareskrim Ungkap Peran Aipda Dianita di Kasus Narkoba yang Jerat Kapolres Bima Kota Nonaktif

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:27

Selengkapnya