Berita

Foto/Kemensos

Nusantara

Diluncurkan, Kartu Penyandang Disabilitas Dilengkapi Sistem e-Wallet

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 15:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Sosisl (Kemensos) meluncurkan kartu penyandang disabilitas, sebagai salah satu implementasi dari UU 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Hari kami luncurkan secara resmi kartu penyandang disabilitas," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Alun-alun Jalan Asamala, Kelurahan Barata, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/12).

Kartu penyandang disabiiltas, kata Mensos, di dalamnya dilengkapi dengan sistem e-wallet, sehingga menjadikan ada konsesi saat mereka menggunakan moda transportasi udara, kereta api, pelni, dan transporatasi lainnya.


Dengan model tersebut, menjadikan betapa pentingnya kartu penyandang disabilitas yang bisa ditambah dalam fitur e-wallet untuk berbagai kebutuhan, seperti bantuan sosial (bansos) maupun subsidi lainnya.

"Secara sistem tinggal mengintegrasikan kartu penyandang disabilitas dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bedanya di kartu tersebut, terdapat penanda berupa will chair yang merupakan penanda bersifat internasional," sebut Mensos.

Saat ini, pemerintah menyedikan kartu bagi penyandang disabilitas sebanyak 125 ribu. Khusus untuk di Kabupaten Jember sebanyak 820 kartu telah didistribusikan kepada para penyandang disabilitas.

Selain kartu, juga diluncurkan electronic warung gotong royong (e-warong) pertama di Indonesia yang dikelola oleh penyandang disabiitas, sebagai bagian dari upaya konkret perlindungan dan pemberdayaan ekonomi.

"Kami juga meluncurka e-warong pertama di Indonesia yang dikelola oleh penyandang disabilitas, sebagai upaya konkret untuk perlindungan dan pemberdayaan ekonomi," terang Mensos.

Hingga Desember 2016, ditargetkan ada 300 e-warong dan pada 2017 ditingkatkan menjadi 3000. Semakin banyak penyandang disabilitas yang mengelola e-warung, maka akan sangat signifikan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan.

"Alhamdulillah pada peluncuran e-warong pertama yang dikelola penyandang disabilitas, tadi mendapat support dari Bupati Jember yang mudah-mudahan jadi role model bagi bupati-bupati lainnya di Indonesia," tukas Mensos dalam keterangannya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya