Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rachmawati: Rezim Telah Memanipulasi Konstitusi

JUMAT, 02 DESEMBER 2016 | 02:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. UUD 1945 sudah empat kali diamandemen. Namun kini, tanpa rasa malu dan tanpa rasa risih, para penguasa rezim sekarang masih menggunakan istilah UUD 1945

"Artinya mereka memanipulasi konstitusi," kata tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangannya kepada redaksi (Jumat, 2/12).

Menurut Rachmawati, UUD 1945 yang ada sekarang sudah tidak asli lagi. UUD sudah berganti menjadi konstitusi liberal kapitalis.


Selain itu sambung Rachma, rezim juga telah mengubah kiblat bangsa dan negara sehingga berbeda dengan amanat Proklamasi 17 Agustus 1945, Pancasila dan NKRI.

"Jadi manipulasi publik ini sudah di luar batas dan dapat dikatagorikan sebagai perbuatan melawan hukum dan makar, atau enghianatan terhadap Negara Proklamasi," kata Rachma.

Dengan kondisi seperti ini, Rachma pun mempertanyakan maksud TNI dan Polri yang selalu meneriakkan bahwa Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUUD 1945 sebagai harga mati. Apalagi saat ini juga jurang kesenjangan sosial sudah makin lebar, sementara negara dikuasai konglomerasi sehingga menjadi negara korporatokrasi dan sudah siap jual negara kepada asing.

"Masih termangukah TNI dan Polri? Nauzubilahi min zalik!" demikian Rachma. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya