Berita

Ranao Karno

Nusantara

Rano Karno Janji Tetap Libatkan KPK Membangun Banten

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 08:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Gubernur Banten Rano Karno angkat bicara soal keberadaan KPK di Provinsi Banten. Di hadapan pewarta yang mewawancarainya di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/11), Rano mengaku sengaja mengundang KPK hadir ke Banten di masa kepemimpinannya. Rano ingin Banten bergerak ke arah yang lebih baik dan memastikan program pencegahan bisa diselenggarakan secara maksimal.

Di masa aktif sebagai gubernur, Rano melibatkan KPK untuk mendampingi penyusunan dan perencanaan anggaran. Tak hanya itu, lembaga antirasuah itu bahkan ikut terlibat dalam perumusan RPMJD di Banten. Rano menyebut supervisi yang diberikan lembaga antikorupsi itu efektif menekan potensi terjadinya berbagai pelanggaran.

"Kita semua ingin melihat Banten lebih baik. Kehadiran KPK di Banten harus dilihat sebagai bagian dari keinginan bersama untuk mengembalikan marwah Banten seraya memutus citra buruk yang pernah melekat," papar Rano.


Rano berjanji akan terus melibatkan KPK dalam menjalankan roda pemerintahan seandainya ia kembali diamanahi sebagai gubernur. Ia menyadari, kemiskinan dan kesenjangan yang selama ini terjadi adalah buah dari buruknya tata kelola pemerintahan yang mengesampingkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi.

Seperti hari-hari sebelumnya, Rano kembali mengunjungi warga dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Kemarin, Rano berkeliling ke sejumlah lokasi di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Berduyun-duyun warga hadir dan merapat ke lokasi di mana Rano berada untuk sekadar menyapa dan foto bersama.

Di sela-sela kunjungannya Rano sempat menandangi kediaman Ibu Koesmari (90), tokoh masyarakat di Kelapa Dua yang merintis pembangunan di sana. Anggota DPRD Banten Ananta Wahana nampak ikut mendampingi  kunjungan Rano di Kelapa Dua. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya