Berita

Foto/Penkostrad

Nusantara

Prajurit TNI Ikut Awasi UTS Di Perbatasan

RABU, 30 NOVEMBER 2016 | 13:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Prajurit TNI AD dari kesatuan Satgas Yonif Para Raider 330/Tri Dharma Kostrad ikut membantu kegiatan belajar mengajar di sejumlah SMP di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, khususnya di daerah Asiki.

Mereka ikut berpartisipasi dalam kegiatan mengawasi Ujian Tengah Semester (UTS) ganjil jenjang SMP/MTS/MI dilaksanakan pada 28 November hingga 3 Desemberini.

Dikerahkan empat tenaga pendidik untuk mengajar di SMP terkait, yaitu SMP Negeri Asiki, sekaligus sebagai pengawas ujian yang sedang berlangsung saat ini.


Walaupun ke-4 tenaga pendidik tersebut hanya mengajarkan beberapa mata pelajaran, seperti Penjaskes yang diajarkan oleh seorang sersan satu dan seorang kopral dua, dan bahasa inggris oleh seorang letnan dua, namun tenaga pendidik dari Satgas Yonif Para Raider 330 Kostrad tetap melaksanakan pengawasan setiap harinya di seluruh mata pelajaran dari kelas 1 sampai 3 dengan didampingi oleh guru sekolah.

Satu kelas yang melaksanakan ujian diawasi oleh dua orang pengawas, diantaranya salah seorang dari Satgas dan seorang guru, dan digilir setiap harinya agar setiap kelas dapat diawasi oleh Satgas.

Tenaga pendidik dari Satgas, walaupun tidak memiliki background seorang guru namun dituntut harus bisa menyesuaikan standar seorang guru sebagaimana seharusnya dalam mengawasi ujian, seperti menjaga ketenangan dan ketertiban, juga mencegah para siswa melakukan kecurangan saat ujian. Keharusan sebelum ujian seperti absen kehadiran dan memimpin doa juga wajib dilakukan oleh para tenaga pendidik dari Satgas.

"Peran kami disini sangat dibutuhkan oleh para guru di SMP yang melaksanakan ujian, khususnya SMP Negeri Asiki, karena dengan adanya kami disini diharapkan menjadi shock theraphy bagi para murid agar tidak berani melakukan kecurangan saat ujian seperti mencontek atau kerja sama antar siswa," jelas Letda Inf Dwinanda P.N seperti dalam rilis Penkostrad, Rabu (30/11).

"Kekurangan guru setempat untuk mengawasi ujian ini juga menjadi faktor mengapa keintensitasan kami dibutuhkan disini, karena sebagian guru ada yang sedang menjalani diklat untuk menjadi PNS di Tanah Merah dan melanjutkan studi di Kota Merauke," tambahnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya