Berita

Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

Tidak Cacat Saat Pimpin DPR, Alasan Pergantian Akom Dipertanyakan

SELASA, 29 NOVEMBER 2016 | 16:51 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pergantian Ade Komarudin (Akom) dari kursi ketua DPR RI kepada Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) menimbulkan pertanyaan besar.

Ini mengingat Akom selama menjabat sebagai ketua DPR tidak sama sekali melakukan kesalahan yang fatal.

"Apa alasan utama Ade Komarudin diganti. Ade Komarudin itu kan kader Golkar juga dan selama ini kan tidak punya cacat dalam memimpin," ungkap politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam diskusi Front Page RMOL bertema 'Novanto: Antara Citra Partai dan DPR' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (29/11).


Lebih lanjut Doli mengatakan, pergantian tersebut tidak beralaskan dan terkesan dibuat-buat. Selain itu, bila dilihat dari sisi etika juga tidak sepantasnya Setya Novanto kembali menduduki jabatan Ketua DPR RI lantaran sudah pernah mengundurkan diri.

"Pak Setya Novanto kan juga sudah pernah menjadi ketua DPR terus kemudian mengundurkan diri. Secara etis itu sudah tidak pantas masuk lagi mengambil lagi posisi yang dia sudah mundur. Jadi sebetulnya kita nggak melihat alasan yang reasonable dan significant adanya pergantian itu," tandasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengaku tidak setuju dengan langkah partai yang menunjuk kembali Setya Novanto sebagai ketua DPR RI.

"Harusnya Golkar itu mendorong suasana kondusif pencitraan DPR dan pencitraan Golkarnya sendiri," demikian Doli. [ian]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya