Berita

Khofifah Indar Parawansa

Nusantara

Khofifah: Al-Quran Ajarkan Jaga Lisan

SELASA, 29 NOVEMBER 2016 | 08:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Generasi bangsa diharapkan memiliki mental kuat dan tahan banting. Sebab, Al-Quran menyatakan dalam banyak ayat agar membangun keimanan dan kesalehan secara bersamaan.

"Banyak ayat Al-Quran menyatakan, '..alladziina aamanuu wa amisushalihat..', kita disuruh beriman dan berbuat berbagai kebaikan," kata Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa pada acara wisuda Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) di Jakarta, Senin (28/11).

Umat Islam, kata Mensos, pada kondisi apapun harus senantiasa melakukan amal saleh dan memproduksi kebaikan-kebaikan, terlebih untuk keselamatan, kedamaian dan kemaslahatan bangsa dan negara.


"PTIQ memiliki banyak program studi yang terkait dengan keumatan. Salah satunya komunikasi Islam, yang sudah seharusnya membimbing umat untuk menjaga kejujuran, kebaikan dan suasana yang kondusif," ucapnya.

Termasuk menjaga dari ujaran kebencian atau hate speech. Al-Quran juga mengajarkan bagaimana cara agar mengatakan sesuatu dengan benar dan jujur, sehingga menjadi referensi dalam menjalani kehidupan di masyarakat.    

"Saya kira menjaga dari ujaran kebenciran atau hate speech penting untuk mencipatkan suasana kondusif dan Al-Quran sangat bisa menjadi referensi agar lisan senantiasa mengatakan yang benar dan jujur," ucap Khofifah.

Peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif perlu menjadi sikap segenap warga bangsa, termasuk kaum ibu-ibu sebagai kewajiban warga negara dengan melakukan ikhtiar dengan berdoa dan bermunajat.

"Saya selalu mengajak dan mengkampanyekan agar ibu-ibu, termasuk Muslimah NU untuk senantiasa ikhtiar dengan berdoa dan bermunajat untuk kedamaian dan keselamatan bangsa dan negara" katanya.

Perlu dipahamai bahwa peran ibu-ibu tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, mereka memiliki kemampuan untuk berdoa dan bermunajat untuk membangun suasana aman, damai, serta demi kemaslahatan bangsa.  

"Dengan kekuatan doa dan munajat untuk keselamatan, kemaslahan dan kedamaian bangsa sebagai bagian dari bentuk memproduksi kebaikan dan komitemen menjaga kedamaian dan keselamatan bangsa dan negara," demikian Khofifah. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya