Berita

Hukum

Anak Buah SBY Dilaporkan Ke Polisi

SENIN, 28 NOVEMBER 2016 | 11:19 WIB | LAPORAN:

Mantan staf khusus (stafsus) presiden, Andi Arief dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan memprovokasi warga dengan isu penarikan uang secara massal dari bank (rush money), siang ini (Senin, 28/11).  

Pelapornya adalah relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet).

"Orang yang menebarkan isu seperti itu sama saja dengan penebaran kebencian dan mengkhianati negara. Kami tidak akan membiarkan ada orang yang menghasut, membohongi, dan menebar kebencian kepada sesama bangsa sendiri atau NKRI," kata Ketua Umum Solmet, Sylver Matutina saat dikonfirmasi.


Sylver menegaskan komitmen organisasinya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, tindakan Andi yang diduga telah memecah belah kebhinekaan, perlu dilaporkan ke pihak berwajib.

"Ajakan rush money kepada umat Islam, dapat menghancurkan perekonomian Indonesia, hilangnya devisa pariwisata dan mengganggu iklim investasi yang selama ini diupayakan dengan kerja keras pemerintah dan pelaku dunia usaha," sesal Sylver.

Penghasutan dimaksud relawan Solmet dalam laporannya ke kepolisian, seperti dimuat Andi Arief dalam akun twitternya @AndiArief_AA, pada 15 November lalu.

"Cukup menarik kalau terjadi aksi menarik uang di perbankan yang dilakukan peserta aksi 2511 di tengah mereka mendapat tuduhan aksi dibiaya. Aksi masa besar dengan penarikan uang besar inilah gerakan politik baru, aksi parade pamswakarsa kebhinekaan sebenernya konser musik. Aksi masa besar dengan penarikan uang besar merupakan lompatan peningkatan kesadaran masa yang luar biasa. Di atas kesadaran rata2 masyarakat," kicau Andi.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya