Berita

Hidayat Nur Wahid

HNW Apresiasi Kiprah Jamiat Kheir Di Usia 115 Tahun

SENIN, 28 NOVEMBER 2016 | 06:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menghadiri undangan milad atau hari jadi Jamiat Kheir ke-115 di Gedung Yasmin Darul Altam Jakarta, Minggu (27/11).

Dalam sambutannya, Hidayat mengungkapkan bahwa jika berbicara soal Jamiat Kheir maka bicara soal sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan bangsa. Bung Karno, lanjut Hidayat pernah berujar Jas Merah Jangan Lupakan Sejarah. Banyak sekali elemen rakyat yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia termasuk Jamiat Kheir.

"Jamiat Kheir adalah organisasi tertua didirikan sejak tahun 1901. Pada awal mula didirikan tahun 1901. Banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal Jamiat. Padahal Jamiat yang pertama kali memulai kesadaran sosial peningkatan sumber daya umat dan bangsa melalui jalur pendidikan" katanya dalam keterangan Humas MPR.


Kegiatan Jamiat Kheir kala itu lebih mengarah pada masalah sosial kemasyarakatan, yang menitik-beratkan pada masalah penanggulangan kemiskinan dan kebodohan yang diderita oleh umat Islam akibat penjajahan saat itu.

"Inilah pentingnya sejarah yang lengkap disampaikan dan dikomunikasikan kepada rakyat. Setiap peran berbagai elemen masyarakat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah sangat penting dan harus dihormati," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Hidayat mengucapkan selamat milad kepada Jamiat Kheir dan sangat mengapresiasi segala kiprah, peran dan upaya Jamiat sebagai salah satu elemen bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengisi pembangunan Indonesia.

Jamiat Kheir adalah lembaga swasta yang bergerak dalam bidang pendidikan dan berperan penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. Didirikan tahun 1901 M, Organisasi Jamiat Kheir lebih bersifat organisasi sosial kemasyarakatan, dimana tujuan awalnya adalah membantu fakir miskin, baik dalam segi material maupun spiritual. Mendidik dan mempersiapkan generasi muda Islam untuk mampu berperan pada masa depan. Dan menolong ummat yang lemah dalam sektor ekonomi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya