Kapal tongkang Jin Fiat No.1 yang mengangkut batu kelikir dari Sebuyau menuju ke Pulau Bruit dikabarkan tenggelam di Kpg Petanak, Pulau Bruit, Tanjung Manis, Sarikei, Sarawak, Sabtu (26/11) malam.
Dua dari enam anak buah kapal berhasil diselamatkan. Sedangkan empat ABK lainnya, termasuk satu orang yang diduga warga negara Indonesia, masih belum diketahui nasibnya.
Menurut keterangan ABK yang selamat seperti dikutip dari Jpnn.Com, peristiwa nahas itu terjadi saat kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba mengalami oleng (tidak stabil). Kapal terbalik akibat dihantam ombak besar serta angin kencang.
Pada malam kejadian mereka, berdua sedang bekerja di atas kapal tersebut saat rekan yang lain berada di dalam bilik tidur.
Dua ABK ditemukan selamat adalah Melvin ak Francis (L) umur 20 tahun dan Kenny ak Clement (L) umur 18 tahun.
Mereka ditemukan oleh nelayan bernama Sarbini bin Salohie yang kebetulan melintas di kawasan kejadian setelah melihat buritan kapal.
Sedangkan nasib empat ABK lainnya masih belum diketahui. Mereka adalah Kapten Pawi ak Nyawan (50), Kamal (30), Angga Wahyudi (24) dan Mira (istri Kamal).
Operasi SAR juga dibantu oleh APMM yang diketuai Lt Maritim Shikh Mohd Faizul bin Izhab dan berkoordinasi dengan empat sektor. Yaitu sektor satu (APM), sektor dua (APMM), sektor tiga (PPH) dan sektor empat (Bomba).
Radius pencarian meliputi kawasan seluas lima batu Nautika daripada pesisir pantai bagi setiap sektor.
[wid]