Berita

Foto/RMOL

Politik

Ketua Umum TMP Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Di Subang

MINGGU, 27 NOVEMBER 2016 | 13:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dalam rangka mengekspresikan nilai-nilai Pancasila dan menumbuh kembangkan potensi pemuda, DPP TMP menggelar kegiatan jalan santai dan Kirab Budaya di Desa Sukamandi Jaya, Minggu (27/11/2016).

Kegiatan yang mengusung tema "Langkah Maju Pantura Subang Pancasila Rumah Kita" diikuti 7000 kader TMP dan Seluruh elemen pemuda dari Kabupaten Subung, antara lain komunitas seni, pelajar dan organisasi kepemudaan.

Ketua Pelaksana TMP Youth Festival  Brando Susanto mengatakan bahwa diadakan acara ini bertujuan untuk menjaga dan menumbuhkan semangat pemuda untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, acara ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan potensi yang dimiliki oleh pemuda.


"Kegiatan ini diikuti sekitar 7000 kader dan  seluruh komponen budaya lokal dan khususnya pemuda dan pelajar akan melakukan kirab bersama untuk menjaga keutuhan pancasila," katanya.

Menurutnya,  saat ini pemuda dalam mengekspresikan nilai-nilai pancasila tidak lagi di dalam kelas atau melalui penataran-penataran. Kegiatan TMP Youth Fest merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan nilai-nilai pancasial dalam wujud seni.

"Harapannya dengan acara ini mereka akan memiliki semangat gotong royong dan melestrarikan budaya lokal," Jelasnya.

Pada kegiatan ini juga membuka 25 booths. Yang terdiri dari 12 booths kuliner dan 13 booths sekolah dan komunitas seni. Baginya dengan membuka booths ini bukti konsistensi TMP dalam mengembangkan potensi pemuda.

"Ini salah satu gerakan dengan segala potensinya bisa mengekapresikan dengan gaya mereka," katanya.

Dalam sambutannya ketua umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa tujuan dari TMP Youth Festival untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air. Dan agar pemuda mendalami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Baginya Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia lahir dan berakar dari budaya masyarakat Indonesia. Yaitu budaya yang menjujung semangat pluralisme, yakni Bhineka tunggal Ika. Meskipun berbeda-beda tetap satu juga.

"Pancasila adalah Ideologi hidup. Ideologi yang menjadi rumah bersama. Tidak mengedepankan perbedaan SARA. Jadikan perbedaan ini menjadi potensi untuk membangun bangsa. Bukan perbedaan ini menjadi pemisah antar anak bangsa," kata.

Selain itu, dalam sambutannya Maruarar juga berpesan bahwa Indonesia adalah negara Demokrasi. Maka dari itu, meskipun berbeda pilihan politik tetap bersatu untuk membangun bangsa. Dan jika ingin menyampaikan kritik harus baik dan sopan.

"Negeri kita demokratis. Semua orang boleh menyampaikan kritik dan sarannya. Akan tetapi harus sopan dan baik. Jangan memaksakan pendapat dengan cara kasar," katanya.

Lebih lanjut ia juga berpesan bahwa negara Indonesia berdasar hukum. Sehingga semua ada koridor dan peraturan yang berlaku. Sebagai pemuda jangan main hukum sendiri.

"Jadilah masyarakat yang beradab. Yang patuh terhadap hukum," katanya.

Makanya, ia mengajak kepada seluruh peserta untuk selalu menjaga Pancasila. Serta menjujung tinggi nilai-nilai demokrasi dan patuh kepada hukum. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya