Berita

Tito Karnavian/Net

Politik

Inilah Bedanya Perlakuan Makar Di Era Orba dan Reformasi

MINGGU, 27 NOVEMBER 2016 | 11:15 WIB | LAPORAN:

Informasi adanya makar seperti diutarakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo seharusnya dibuka ke publik siapa dalangnya.

"Publik tentu saja kaget dan bertanya-tanya siapakah dibalik aksi unjuk rasa 411 yang mencoba merancang perbuatan makar sebagai kejahatan yang mengganggu kemanan negara," koordinator TPDI Petrus Selestinus dalam keterangan persnya.

Di era Orde Baru, ulas Petrus, mereka yang diduga sebagai otak/aktor intelektual dan fasilitator perbuatan makar ditangkap, ditahan dan diproses hukum. Sebab dikhawatirkan dampak yang ditimbulkan dari peristiwa makar itu sendiri luar biasa merugikan rakyat.


Namun sekarang meskipun peristiwa makar berkali-kali dikonstatir oleh aparat penegak hukum, akan tetapi tidak serta-merta seseorang dieksekusi di dalam sel tahanan seperti terjadi di Orde Baru.

"Di era reformasi, negara sering tidak jujur dalam persoalan makar, ketidakjujuran negara justru terhadap dirinya sendiri, bahkan kejujuran itu sering dibungkus dengan perbuatan tidak jujur lainnya agar kebenaran dan fakta-fakta yang sudah terungkap  kepublik,  tersamarkan kembali tanpa tujuan yang jelas," paparnya, Minggu (27/11).

Dalam kasus aksi unjuk rasa 411, berkali-kali Panglima TNI dan Kapolri mengkonstatir adanya makar, akan tetapi info tersebut tidak disertai dengan tindakan untuk mengungkap kebenaran tentang siapa aktor intelektual di balik aksi besar-besaran itu.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya