Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Gerindra: Aksi Nusantara TNI Tidak Akan Punya Efek

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 10:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan menggelar Aksi Nusantara Bersatu pada 30 November guna menjaga keutuhan NKRI.

"Saya rasa bagus ya apel massa yang digagas oleh Panglima. Namun hanya momen saja kurang tepat, saat akan ada Aksi Bela Islam III pada 2 Desember," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, Sabtu (26/11).

Mungkin kalau dilakukan dari dalu misalnya setiap menjelang Hari Kebangkitan Nasional atau bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, itu tidak tampak aksi apel tersebut sebagai buat-buatan untuk menyenangkan hati Presiden Joko Widodo.


"Nah kalau persatuan dan kesatuan Indonesia terancam seakan akan terjadi perpecahan dan makar pada Joko Widodo, lalu apa dong kerjaan Panglima TNI dan jajaran yang punya tugas senantiasa melakukan bina teritorial untuk menciptakan persatuan dan kesatuan nasional," ujar Arief.

Menurut Arief, Aksi Nusantara Bersatu yang digagas Panglima TNI tidak beda dengan rencana Aksi Mogok Nasional Buruh 2 Desember untuk tetap menjaga dan meningkatkan kesejahteraan buruh yang terancam oleh PP 78/2015 tentang Pengupahan

"Nah Aksi Nusantara Bersatu ini bentuk dari kegagalan dan pemguasaan ekonomi oleh asing selama ini akhirnya berdampak pada besaran anggaran TNI di APBN untuk melakukan program bina teritorial untuk tetap menjaga dan menciptakan persatuan dan kesatuan makanya perlu dibangkitkan kembali rasa persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia dari ancaman perpecahan," ungkapnya.

Tapi sebenarnya, tambah Arief, kalau Panglima TNI cerdas, awalnya sebuah persatuan dan kesatuan nasional terancam itu lebih banyak disebabkan oleh persoalan pemerataan ekonomi di masyarakat, dan keadilan hukum bagi masyarakat.

Saat ini sudah sangat jelas apa yang dilakukan Presiden Jokowi mengunakan visi ekonomi untuk menjaga Persatuan dan kesatuan nasional demi utuhnya NKRI dengan memfokuskan pembangunan diluar pulau Jawa dan pelosok pelosok tanah Jawa yang masih tertinggal

"Ya harapan saya Aksi Nusantara Bersatu jangan hanya jadi romantisme saja tapi realisasikan dengan kerja-kerja TNI yang lebih bisa melakukan pembinaan teritorial, misalnya dibuat program TNI Masuk Desa agar bisa menjadi sebuah program untuk bersama-sama rakyat menciptakan persatuan dan kesatuan nasional. Lalu anggaran TNI ya ditambahlah terutama untuk kesejahteraan anggotanya, program-program bina teritorial dan peralatan pemantau. Kalau cuma pakai Aksi Nusantara Bersatu sih nggak punya efek," demikian Arief. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya