Berita

Zulkifli Hasan/MPR

Di Indonesia, Tidak Suka Terhadap Pemimpin Pun Dilindungi UU

JUMAT, 25 NOVEMBER 2016 | 23:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kelompok mahasiswa mesti mempelajari dan mengambil hikmah berbagai peristiwa politik yang terjadi akhir-akhir ini di tengah Indonesia, terutama yang menjadi dampak dari Pilkada DKI Jakarta.

Permintaan itu datang dari Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, saat merampungkan rangkaian kunjungan kerjanya di kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/11). Zulhas, demikian panggilan akrabnya, membuka dialog Empat Pilar MPR RI dengan ratusan mahasiswa lintas fakultas Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Menurutnya, dampak paling menonjol dari Pilkada DKI Jakarta adalah bagaimana menyikapi perbedaan yang sewajarnya terjadi. Di sisi lain, Indonesia sangat menjamin hak setiap warga negara untuk memilih atau tidak memilih calon pemimipin.


"Ketidaksukaan kepada calon pemimpin sangat boleh, tapi harus sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku dan harus demokratis. Yang tidak boleh adalah memaksakan kehendak," katanya.

Zulhas juga mengingatkan agar generasi muda berhati-hati dan bijak menggunakan dunia media sosial yang bisa mempunyai dampak luar biasa. Dia minta agar media sosial tidak dipakai untuk merusak kesatuan rakyat Indonesia.

"Terakhir, saya ingin sampaikan bahwa negara butuh generasi muda yang handal, cakap, untuk mengisi pembangunan nasional. Caranya dengan belajar yang tekun," ujarnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya