Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Boro-boro Makar, Makan Saja Masyarakat Susah

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 09:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Isu makar atau kudeta yang dihembuskan Pemerintah terkait aksi damai membela agama dinilai terlalu lebay alias berlebihan.

"Terlalu subuh mengeluarkan istilah makar dan kudeta. Justru (isu itu) menganggu ketenangan dan menimbulkan kegelisahan baru," kata pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, Kamis (24/11).

Menurut Pangi, tidak ada indikator massa aksi pada 25 November dan 2 Desember nanti akan melakukan makar. Aksi damai nanti hanya berisi salat Jumat berjamaah, istigasah, dan maulid akbar, serta menuntut kesetaraan penegakan hukum dengan menahan tersangka dugaan penistaan agama.


"Dideteksi dengan benar, lagi pula siapa yang mau makar, yang bisa makar adalah militer. Rakyat boro-boro makar, makan saja susah, rakyat juga tidak punya senjata," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center ini.

Apalagi, lanjut Pangi, TNI sangat solid dan loyal kepada Pemerintah, bahkan demo besok, akan dikawal tanpa pakai senjata.

"Jangan sampai Presiden dan Kapolri malah membuat kegaduhan baru. Statmen dan komentar seringkali bukannya meneduhkan dan membuat suasa semakin terkendali, tapi ujungnya menuduh ada aktor politik, ada yang menunganggi, kudeta dan makar," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya