Berita

Nusantara

Plt Gubernur Cairkan Dana Hibah Bamus Betawi Yang Pernah Dihentikan Ahok

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. DPRD DKI Jakarta mengapresiasi Plt Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono terkait pemberian dana hibah kepada Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi).

Hal ini disampaikan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Dite Abimanyu, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Lebih jauh Dite mengatakan, dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar itu bersumber dari APBD-P 2016. Di tahun 2017, rencananya Bamus Betawi akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 5 miliar dari APBD,” sambung politikus PKS dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini.  


Dite juga menyambut positif karena Gubernur nonaktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pernah menghentikan dana hibah yang diberikan kepada Bamus Betawi.

Menurutnya, Bamus Betawi mempunyai peranan yang sangat strategis dalam mempersatukan ormas Betawi dan bersama-sama dengan Pemprov DKI mempunyai peran melestarikan kebudayaan Betawi.

"Diharapkan dengan adanya dana hibah ini peran-peran yang diemban oleh Bamus Betawi dapat dimaksimalkan," tukas Dite.

Sebelumnya, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menganggarkan kembali dana hibah untuk Bamus Betawi pada APBD-P 2016 sebesar Rp 2,5 miliar. Rencananya, Bamus Betawi akan mendapat hibah sebesar Rp 5 miliar pada KUA-PPAS 2017. Padahal, Ahok sebelumnya telah menghapus anggaran hibah tersebut.

Sumarsono mengatakan bahwa menghentikan dana hibah untuk Bamus Betawi bukan hal tepat. Sebab, hal itu menyangkut kebudayaan yang menjadi sejarah Ibukota DKI Jakarta. Jika ada masalah dengan Bamus Betawi, Soni menilai permasalahan itu diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan menghentikan dana hibah.

"Jadi mohon maaf, ini saya teruskan, tahun ini dapat Rp 2,5 miliar," kata Sumarsono. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya