Berita

Juri Ardiantoro/Net

Politik

KPU Ingin Minimalisir Complain PIlkada

RABU, 23 NOVEMBER 2016 | 09:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pencalonan dan data pada Pilkada Serentak 2017 menjadi dua tema besar dalam kegiatan Evaluasi Tahapan Pencalonan dan Data Pilkada 2017 beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Juri Ardiantoro mengatakan, KPU RI sangat sangan concern terhadap pencalonan mengingat tahapan ini krusial karena berkaitan dengan fasilitasi KPU kepada pasangan calon dan masyarakat.

"Proses fasilitasi yang dilakukan harus excellent sehingga dapat memuaskan semua pihak," sebut Juri, Rabu (23/11).


Menurutnya, jika hal tersebut terjadi, diharapkan complain terhadap calon yang ditetapkan sebagai pemenang akan dapat diminimalisir karena merasa prosesnya telah berjalan fair.

Juri menambahkan, jika ada masalah pada tahapan pencalonan, maka diharapkan permasalahan tersebut tidak lagi bersumber dari KPU.

Juri juga menyoroti pelaksanaan Pilkada Serentak 2015, yang walau secara keseluruhan dapat berjalan baik, namun menyisakan masalah pada tahapan pencalonan di mana terdapat beberapa daerah yang melaksanakan pemungutan suara setelah tanggal 15 Desember 2015 sehingga menghilangkan makna "keserentakan" itu.

Berkaitan dengan konsolidasi data, Juri menegaskan kepentingan KPU untuk memiliki database lengkap untuk pelaksanaan Pilkada Serentak mengingat selama ini data terkait Pilkada tidak dikelola dengan baik.

"Seluruh data agar dapat dikumpulkan, dikonsolidasikan, dan ditampilkan secara terpusat. Jika itu dapat dilakukan kepercayaan publik kepada KPU juga akan meningkat," katanya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya