Berita

Foto/Humas MPR

Politik

Harus Dicari Solusi Sistem Pemilihan Yang Murah

RABU, 23 NOVEMBER 2016 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Lembaga Pengkajian MPR RI Hajrianto Y. Thohari bersama Pimpinan Fraksi PKS MPR Al Muzammil Yusuf menjadi narasumber pada dialog MPR Rumah Kebangsaan tema 'Mengawal Pelaksanaan Konstitusi', di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11).

Al Muzammil mengatakan, tidaklah gampang merealisasikan semua yang terdapat dalam konstitusi. Butuh waktu panjang untuk merealisasikannya. Buktinya masih ada pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 yang belum terealisasi. Contohnya adalah pasal tentang fakir miskin.

Pasal tersebut menjadi bukti bahwa anggapan bahwa membangun yang besar akan menetes ke bawah itu tidak selamannya benar. Karena itu paradigmanya harus diubah.


"Kita harus membangun yang lemah dulu, kalau yang lemah saja terbangun apalagi yang kuat," ucap Al Muzammil seperti dalam keterangan Humas MPR.

Persoalannya, lanjut Al Muzammil, ada pada sistem pemilihan kepemimpinan yang terlanjur memerlukan modal besar, sehingga yang punya modallah yang menang.

"Mestinya pemilu menghasilkan orang terbaik, bukan selalu pemilik modal. Karena itu harus dicari cara bagaimana membuat pemilu yang murah, sehingga mereka yang baik tetapi tidak punya modal berkesempatan untuk menang," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya