Berita

Pelanggar Konstitusi Bakal Berhadapan Dengan MPR

SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 17:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan pihaknya mendapat informasi adanya kelompok yang akan melakukan aksi unjuk rasa di komplek parlemen Jakarta dan berniat menguasai. Polri melihat itu adalah agenda gelap tersembunyi provokator dan penunggang gelap aksi yang berpotensi akan terjadi jika aksi unjuk rasa besar lanjutan pada 25 November dan 2 Desember terjadi.

Menyikapi kabar tersebut, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tegas mengatakan bahwa jika benar ada kelompok yang coba-coba melakukan hal inkonstitusional, termasuk berencana menguasai parlemen maka akan berhadapan dengan MPR sebagai penjaga konstitusi.

"MPR adalah penjaga dan pengawal konstitusi, jadi jika ada cara-cara yang tidak konstitusional dilakukan ingin merongrong maka akan berhadapan dengan MPR dan dengan rakyat Indonesia. Tapi saya harap kabar tersebut tidak terjadi, saya juga sangat percaya rakyat kita tidak ingin berbuat yang aneh-aneh," jelasnya usai menerima delegasi anggota DPRD Papua Barat di komplek parlemen, Jakarta, Senin (21/11).


Zulkifli menegaskan, maka dari itu masyarakat dihimbau agar tidak lagi menggelar unjuk rasa besar lanjutan kasus penistaan agama. Sebab dikhawatirkan akan berpotensi besar ditunggangi kelompok penyusup yang berbuat radikal.

"Kita percayakan saja kepada Polri agar menuntaskan kasus tersebut dengan baik, profesional, tegas dan transparan," pungkasnya. [wah]  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya