Berita

Zulkifli Hasan/Humas MPR

Ketua MPR Ingatkan Generasi Muda Untuk Jaga Kebhinnekaan

SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 13:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia adalah sebuah negara besar yang komposisinya sangat unik. Indonesia dibentuk dari keberagaman. Keberagaman di Indonesia sangatlah kaya mulai dari suku, budaya, agama, warna kulit, kepercayaan dan bahasa. Indonesia bukanlah kesamaan, Indonesia ada karena keberagaman dan keberagaman itu adalah kekayaan bangsa.

Permasalahan dan tarik menarik serta silang pendapat soal perbedaan di Indonesia seharusnya sudah selesai sejak Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Saat ini dalam mengisi alam kemerdekaan, seluruh rakyat Indonesia harus saling hormat mengormati perbedaan yang ada. Seluruh rakyat Indonesia apapun latar belakangnya memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Hal tersebut diungkapkan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat memberikan opening speech dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Jakarta dengan tema 'Peranan Pemuda Melanjutkan Perjuangan Pahlawan Nasional dalam Kerangka Empat Pilar Kebangsaan', di Ruang Auditorium, Gedung M, Universitas Tarumanegara Jakarta, Senin (21/11).


Diutarakan Zulkifli, saat ini rasa kebhinnekaan rakyat Indonesia diuji terutama menjelang penyelenggaraan Pilkada serentak 2017. Beberapa minggu ini, rakyat sangat khawatir dengan berbagai fenomena rusaknya rasa kebersamaan dalam keberagaman dan munculnya sifat egosektoral yang sangat kental.

"Pilkada sudah pernah sekali kita lakukan (2015), 260 pilkada serentak di seluruh Indonesia berhasil kita gelar dengan sukses tanpa ada masalah dan kendala apapun. Tahun 2017 nanti akan diselenggarakan 111 pilkada serentak di seluruh Indonesia, tapi sudah muncul masalah terutama di DKI Jakarta sebelum pilkada dilaksanakan," ujarnya.

Diutarakan Zulkifli, di alam demokrasi Indonesia seharusnya sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi siapa akan menjadi apa dimanapun. Di Indonesia ini siapapun bisa menjadi apapun itu adalah hak setiap warga negara Indonesia. Banyak contoh pemimpin beragama Nasrani yang memimpin daerah bermayoritas penduduk Muslim begitu pula sebaliknya dan tidak pernah ada masalah.

"Selama pemimpin itu bisa dipercaya, jujur dan memiliki kemampuan memajukan daerahnya maka harus didukung dan tidak perlu dipermasalahkan lagi," kaatanya.

Zulkifli berharap agar generasi muda Indonesia mampu memetik pelajaran dari beberapa persitiwa panas jelang pilkada DKI Jakarta, yakni harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang berbhinneka apapun yang terjadi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya