Berita

Hidayat Nurwahid: Net

Wakil Ketua MPR: Putra Aceh Juga Terlibat Dalam Kelahiran NKRI

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 14:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan buah kontribusi dan pengorbanan dari berbagai kelompok masyarakat, tak terkecuali dari masyarakat Aceh.

Diceritakan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid bahwa saat Indonesia membahas mengenai dasar dan Ideologi negara, banyak tokoh dan ulama Aceh yang berkontribusi dalam pembahasan tersebut. Salah satunya adalah Teuku Muhammad Hasan.

Teuku Muhammad Hasan merupakan ulama Aceh yang menjadi perwakilan Indonesia barat dalam menggodok dasar dan Ideologi Pancasila. Ia turut menyetujui dihapusnya tujuh kata dalam Piagam Jakarta, sehingga menjadi Pancasila seperti yang dikenal saat ini.


"Penghapusan itu dilakukan untuk merespon masyarakat Indonesia timur, yang rata-rata non muslim," ujar politisi PKS itu saat menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI di kalangan masyarakat Kota Sabang, Provinsi Aceh pada Minggu (20/11). Acara hasil kerjasama MPR dengan Sabang Foundation itu berlangsung di Ruang Pertemuan Wali Kota Sabang.

Hidayat mengatakan bahwa kemauan para tokoh Islam untuk menghapus tujuh kata dalam Piagam Jakarta menunjukkan pengorbanan tinggi umat muslim demi menyelamatkan cita-cita proklamasi.

"Karena itu sudah selayaknya, seluruh bangsa Indonesia bisa saling menghormati satu dengan yang lain," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya