Berita

Politik

Kelompok Cipayung Plus Gelar Aksi Simpatik Dukung Toleransi

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 01:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk 'Jaga Toleransi, Junjung Tinggi Kemanusiaan'. Aksi itu digelar di kawasan Patung Kuda Jalan MH Thamrin tersebut dihadiri aktivis mahasiswa dari beberapa organisasi mahasiswa.

Koordinator aksi Yakin Simatupang mengatakan, aksi ini dalam rangka menyikapi situasi nasional yang akhir-akhir ini terjadi. Salah satunya adalah aksi teror yang terjadi di Samarinda dan Kota Batu merupakan ujian bagi demokrasi.

"Kita melihat bahwa kondisi bangsa ini hari ini sedang penuh masalah. Maka kami dari kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus, kami ambil inisiatif untuk membangun, mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dalam menjaga toleransi, pluralisme dan menjaga keutuhan NKRI," katanya di Jakarta Pusat, Sabtu malam (19/11).


Dia juga sempat menyinggung kemungkinan adanya aksi besar yang terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Harapannya aksi tersebut berlangsung dengan damai sehingga tidak mencederai Bhinneka Tunggal Ika.

"Isu-isu yang berkembang bahwa akan ada pergerakan yang sangat besar itu dilakukan dalam hal-hal yang damai lah, kami minta untuk tetap menjaga persatuan demi keutuhan NKRI," terangnya.

Yakin mengungkapkan, acara aksi ini tidak hanya dilakukan di Jakarta tetapi tersebar di sembilan daerah lainnya, seperti Medan, Solo, Mataram, Manado, Ambon, Jayapura, Denpasar, Samarinda dan Kupang.

"Pesan kita ingin ajak seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga keutuhan NKRI, junjung tiggi pluralisme, karena kita bangsa majemuk, terdiri dari banyak suku dan berbagai agama yang itu diakui oleh negara, dan kami minta untuk menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya