Berita

Foto/Humas MPR

Indonesia-Turki Sudah Bersahabat Sejak Masih Kerajaan

SABTU, 19 NOVEMBER 2016 | 12:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Antara Turki dan Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Kedua negara sudah saling berhubungan semenjak keduanya masih berbentuk kerajaan. Bahkan Turki di bawah kerajaan Usmani turut berkontribusi terhadap berdirinya kerajaan Islam di Demak. Karena saat itu Turki Usmani merupakan salah satu yang memberikan pengakuan berdirinya kerajaan Islam Demak.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menjadi pembicara kunci pada seminar internasional dengan tema "Indonesia and Turkey: Science, Secularism, and Contemporary Politics" di Gedung Widya Graha Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, Jumat (18/11).
 
Hubungan kedekatan antara Turki dan Indonesia, menurut Hidayat juga tampak dari beberapa situs di Indonesia. Salah satunya adalah penamaan daerah Ulujami, di bilangan Jakarta Selatan. Tempat dimana terdapat pesantren Darunnajah, itu memiliki kesamaan nama dengan salah satu ibukota Turki sebelum pindah ke Istanbul.


Pada zaman penjajahan dulu, dimungkinkan Turki Usmani mengirimkan bala tentara, membantu Batavia mengusir penjajah. Untuk mengenang masa-masa itu dibuatlah nama Ulujami.

"Ulujami memiliki arti masjid besar. Tetapi, kebenaran akan pemikiran ini harus lebih diteliti," kata Hidayat menambahkan, seperti dalam rilis Humas MPR.

Selain unsur sejarah, masyarakat muslim Indonesia memiliki berbagai kemiripan. Antara lain, mayoritas masyarakat kedua negara mengikuti aliran ahlussunah wal jamaah. Tidak suka mengkafirkan kelompok yang lain dan relatif lebih toleran.

Melihat berbagai realitas, itu menurut Hidayat, sudah sepantasnya bila masyarakat di kedua negara mempererat kerja sama yang menguntungkan bagi keduanya.

Karena itu, seminar internasional tersebut memiliki makna yang strategis guna menggali kesamaan-kesamaan kedua negara untuk saling meningkatkan kerja sama. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya