Berita

Foto/Net

Politik

KPU Petakan Potensi Masalah Pilkada 2017

KAMIS, 17 NOVEMBER 2016 | 09:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai memetakan masalah apa saja yang akan timbul dalam setiap tahapan Pilkada Serantak 2017.

Komisioner KPU Arief Budiman memberikan contoh, tahapan pengadaan melewati tahun anggaran, pengadaan logistik jenis baru, waktu yang terbatas, dan pengadaan yang tidak sesuai ketentuan adalah masalah yang akan muncul dalam pengadaan logistik pemilihan apabila tidak terantisipasi dengan baik.

"Dalam manajemen logistik harus memenuhi empat prinsip; yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu serta tepat kualitas. Serta kita sebagai penyelenggara harus ada antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," jelas Arief, Kamis (17/11).


Senada dengan Arief, Komisioner KPU Ida Budhiati juga menjelaskan, pemetaan masalah yang berpotensi adanya gugatan penting untuk dideteksi dini. Hal ini wajar, mengingat persoalan tersebut akan diungkit kembali pada pengajuan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Melihat pengalaman Pemilihan Tahun 2015, seperti tahapan pencalonan pemilihan yang boleh jadi diungkit kembali untuk di-challenge pada sengketa di MK," tegas Ida.

Untuk itu, Ida meminta kepada para peserta Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Hukum Persiapan Penyelesaian Sengketa Pemilihan, untuk bekerja secara cermat dan teliti dalam pelaksanaan tahapan pemilihan di wilayahnya masing-masing.

"Sebagai contoh adanya LHKPN yang sudah kadaluarsa. Dan jangan sampai memilih Kantor Akuntan Publik yang tidak memnuhi syarat formil. Jadi ini sekali lagi mengingatkan kita semua untuk bekerja secara cermat," ujar Ida

Langkah-langkah advokasi yang dapat ditempuh bagi KPU yang menyelenggarakan pemilihan diantaranya melakukan identifikasi masalah, menyusun kronoligis kejadian, menyiapkan dokumen pembelaan sepert surat, foto dan video, serta membentuk tim advokasi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya