Berita

Foto/Net

Nusantara

Tidak Ada Perusahaan Yang Penuhi Syarat Lelang Blanko e-KTP

RABU, 16 NOVEMBER 2016 | 06:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) gagal mencetak 8 juta keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Alasannya, tidak ada perusahaan yang memenuhi syarat administratif dan uji teknis pelelangan.

"Rekan-rekan para kepala dinas di seluruh Indonesia, dengan perasaan sedih dan berat hati saya mengumumkan bahwa pelelangan blanko KTP elektronik 8 juta keping tidak ada perusahaan yang memenuhi syarat," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, Rabu (16/11).

Karena tidak ada yang memenuhi syarat, lanjut Arif, pihaknya tidak berani memaksakan diri karena akan menjadi masalah hukum bila ditetapkan pemenangnya. Dengan begitu lelang blanko e-KTP dinyatakan gagal lelang.


"Sebagai solusi sesuai UU Adminduk dan UU Pilkada sampai dengan tersedianya blanko tetap, dapat diterbitkan surat keterangan oleh dinas dukcapil masing-masing," ungkapnya.

Tambah dia, Ditjen Dukcapil akan melakukan proses lelang pengadaan blanko e-KTP Anggaran 2017 lebih cepat (pra Dipa), agar bulan januari 2017 blanko sdh tersedia kembali.

"Saya mohon maaf atas belum tersedianya blanko di bulan November ini akibat gagal lelang," tukas Arif. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya