Berita

Nusantara

Empat Korban Meninggal Yang Tertimbun Longsor Sudah Berhasil Dievakuasi

RABU, 16 NOVEMBER 2016 | 06:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Evakuasi korban longsor di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jaw Barat telah berhasil dilakukan oleh petugas SAR gabungan, Selasa malam (15/11). Longsor menimpa mobil saat melintas di jalan, kemudian terseret ke jurang sedalam 60 meter, Minggu kemarin (13/11).

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (16/11).

Korban dan mobil tertimbun longsor sehingga tidak dikenali karena tidak ada saksi dan tanda-tanda adanya kendaraan yang terseret longsor. Saat bersamaan ada tiga longsor sehingga petugas dan masyarakat fokus pada pembersihan longsor di jalan. Pertimbangan masih adanya longsor susulan di tebing menyebabkan petugas fokus pada penanganan longsor di jalan.


"Berdasarkan laporan masyarakat diketahui bahwa ada mobil yang tertimbun longsor di jurang sehingga dilakukan evakuasi pada Selasa," ujar Sutopo.

Laporan sementara dari BPBD Provinsi Jabar, empat orang meninggal dunia. Yaitu, Tarsa wijaya 60 tahun dan Pirman 30 tahun (KP. Pari RT05/RW06, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat). Kemudian, Utep 35 tahun dan Rohendi 32 tahun (RT01/RW11) Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat).

"Dilaporkan juga, satu unit mobil kijang (F 777 WR) rusak berat tertimpa longsoran. Longsor juga menutupi akses Jalan Kol. Masturi," sebut Sutopo.

Upaya yang sudah dilakukan, BPBD KBB dibantu TNI, POLRI, DAMKAR, PU dan relawan telah megevakuasi keempat korban meninggal. Pengevakuasian korban dilakukan dengan cara pemotongan mobil oleh alat dan dilakukan secara hati-hati.

"Korban longsor sudah diserahkan ke keluarga untuk di kebumikan," ujar Sutopo.

Untuk pengevakuasian mobil kijang masih dilakukan dan dihentikan sementara dikarenakan cuaca yang kurang memungkinkan.

"Dan untuk sementara Jalan Kol. Masturi ditutup dikarenakan masih adanya retakan di atas tebing longsoran yang memungkinkan datangnya longsor susulan," tutup Sutopo. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya