Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Mbak Rachma: Ahok Akan Berakhir Seperti BG?

SELASA, 15 NOVEMBER 2016 | 11:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri khawatir kasus Basuki Tjahja Purnama alias Ahok akan lolos seperti kaksus Budi Gunawan (BG).

Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Ahok adalah terlapor dalam kasus dugaan penistaan agama. Sementara tokoh kepolisian BG yang saat ini menjabat kepala Badan Intelijen Negara (BIN), pernah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.

Jelas Mbak Rachma sapaan akrab putri Bung Karno itu, kasus BG tersebut menjadi preseden buruk dan bisa menjadi yurisprudensi buruk.


"Sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka gratifikasi dan rekening gendut di kepolisian, tapi dengan "invisible hand" tangan penguasa (diyakini intervensi Megawati Soekarnoputri terhadap mantan ajudannya), maka drama BG dengan seknario tehnis hukum bisa lolos Praperadilan," ujar Mbak Rachma, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (15/11).

Anehnya lagi, lanjut Mbak Rachma, setelah BG lolos dari jeratan KPK, komisioner dan penyidik KPK di bawah pimpinan Abraham Samad waktu itu, ramai-ramai dikriminalisasi.

"Apakah kasus Ahok akan berakhir seperti BG? Tetap lolos jadi gubernur, dan ada yang dijadikan kambing hitam dan dikriminalisasi? Karena sponsor pelindungnya sama itu-itu juga, yaitu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan rezim penguasa Jokowi," tukas pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno itu. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya