Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Polri Dan TNI Harus Kerahkan Kekuatan Tangkap Aktor Utama Di Balik Aksi Teror

SELASA, 15 NOVEMBER 2016 | 10:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.Polri dan TNI harus mengerahkan semua kekuatan untuk menyelesaikan kasus pelaku pengeboman di Gereja Oikumune di Samarinda, Wihara di Kalimantan Barat dan ancaman bom terhadap gereja di Kota batu itu secara tuntas.

"Hal ini harus tuntas, bukan saja terbatas kepada pelaku tetapi mencari aktor utama di balik pelaku kekerasan ini, mulai dari organisasi nya dan sumber dana operasi para teroris ini," kata Sekretaris Jenderal Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB), Harli Muin, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 15/11).

Serangkaian kekerasan terhadap rumah ibadah, kata Harli Muin, merupakan ancaman terhadap NKRI dan ancaman terhadap keamanan nasional di Tanah Air dan ancaman terhadap disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, semua pihak memiliki tanggung jawab melawan kekerasan atas nama agama, suku, ras dan antar golongan.


"Mengatasi terorisme bukan hanya tanggung jawab kepolisian dan TNI, melainkan tanggung jawab semua anak bangsa memelihara kebinekaan dan NKRI," tegas Harli.

Akhirnya, lanjut Harli, pemberantasan ini merupakan pekerjaan pemerintah. Yaitu melenyapkan terorisme dengan berbagai pendekatan, termasuk diantaranya dengan transformasi dari pemahaman agama yang keliru ke pemahaman agama yang toleran melalui pendidikan dan pengawasan terhadap sejumlah kurikulum pengajaran agama. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya