Berita

Pimpinan MPR: Bom Samarinda Perbuatan Tercela

SELASA, 15 NOVEMBER 2016 | 02:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta merasa sangat miris mendengar kabar serangan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur yang menimbulkan korban jiwa dan luka berat pada Minggu kemarin (13/11).

"Itu perbuatan tercela, tidak bagus. Atas dasar apapun, kalau itu mengakibatkan jiwa tak berdosa melayang itu perbuatan sangat nista dan tercela. Semua pasti mengutuk dan tidak menerima perbuatan itu. Umat Islam pun tidak akan menerima perbuatan itu, sebab dalam Islam tidak diajarkan perbuatan seperti itu," ujarnya usai Sosialisasi Empat Pilar MPR di aula Kantor Gubernur Aceh, Senin (14/11).

Terkait hal tersebut, Oesman Sapta mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia kembali kepada kaidah sebagai bangsa yang saling menghormati, dan mencintai sesama anak bangsa yang beragam.


"Tokoh-tokoh masyarakat yang sangat dihormati rakyat harus berperan lebih aktif lagi dalam menciptakan suasana sejuk di tengah masyarakat," jelasnya.

Seperti diberitakan, rakyat Indonesia dikejutkan dengan peristiwa pelemparan bom di Gereja Oikumene yang menimbulkan korban luka dan meninggal duni. Peristiwa tersebut menimbulkan banyak kekhawatiran masyarakat di tengah sedang panasnya tensi ketegangan politik menyangkut isu Sara. Polisi masih terus melakukan pengembangan serta mendalami kasus tersebut. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya