Berita

Politik

HNW Bersyukur Bisa Berkumpul Dengan Ribuan Anggota Komunitas One Day One Juz

MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 | 11:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menghadiri acara Komunitas One Day One Juz di Stadion Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, (Minggu, 13/11). Acara tersebut dihadiri ribuan orang.

Saat menyampaikan sambutan, Hidayat mengaku bersyukur bisa berkumpul di tengah ribuan anggota Komunitas One Day One Juz. Apalagi di tengah berbagai masalah yang ada, ummat Islam tetap bisa berkreasi dalam meningkatkan perannya di Indonesia.

"Ummat Islam tak pernah kehilangan perannya di Indonesia," ujarnya.


Dia menilai Komunitas One Day One Juz telah memberi kontribusi yang positif tidak hanya kepada bangsa dan negara namun juga pada dunia. "Memberi kontribusi bagaimana mencintai Al Quran. Dengan mencintai Al Quran maka ummat bisa dekat dengan Al Quran," sambungnya.

Penggunaan nama komunitas yang memakai bahasa Inggris sebagai bukti ummat Islam adalah ummat yang terbuka. "Islam mengajarkan keterbukaan dan mendorong kita untuk belajar dari manapun. Kita disuruh membaca apa saja," tegasnya.

Ditegaskan bahwa Al Quran dan pencintanya, tak perlu dicurigai dan diawasi sebagai kelompok radikal. "Justru komunitas ini bisa berkomunikasi dengan siapa saja," ujarnya. Dipaparkan bahwa Al Quran mengajarkan ummat Islam untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Al Quran tidak mengajarkan kita menjadi ateis, radikalis, dan teroris," ujarnya.

Mantan Presiden PKS ini menyesalkan bila ada orang menistakan dan mengolok-olok Al Quran. "Al Quran mencetak manusia yang utama," ujarnya.

Diungkapkan,  engan memegang Al Quran maka bangsa Indonesia menang dalam perjuangan. "Al Quran tidak mencetak manusia arogan dan takabur," ujarnya.

Untuk itu dengan adanya Komunitas One Day One Juz dan Olimpiade Al Quran maka para penista dan pengolok-olok Al Quran agar segera bertobat. "Mudah-mudahkan penista dan pengolok-olok Al Quran bisa tercerahkan. Al Quran panduan bagi seluruh ummat." [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya