Berita

Tiga Pasangan Cagub/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Pilih Cagub DKI Yang Berani Atasi Kemecetan

SABTU, 12 NOVEMBER 2016 | 09:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta belum menunjukkan kepedulian bahkan pemahamannya tentang lalu lintas ibukota. Sehingga belum ada indikasi akan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di Jakarta.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Sabtu (12/11).

Padahal masalah kemacetan lalu lintas, kata Edison, merupakan prioritas utama yang harus diatasi. Sebab kemacetan sudah mengganggu aktifitas dan kreatifitas masyarakat, bahkan menimbulkan kerugian materi yang sangat besar akibat pemborosan penggunaan bahan bakar.


Menurutnya, lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan sekaligus cermin budaya dan potret modrenitas sebuah bangsa. Sehingga masyarakat yang sejahtera, makmur, pasti berada dalam negara yang pemerintahannya sudah mampu mewujudkan kamseltibcar lalu lintas.

"Sulit mewujudkan kesejahteraan masyarakat, jika pemerintahnya tidak mampu mewujudkan kamseltibcar," tegas Edison.

Dia juga menambahkan, kamseltibcar akan terwujud apabila disertai dengan upaya untuk meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas masyarakatnya.

Edison mengingatkan, kamseltibcar sulit terwujud, apabila hanya melakukan pembangunan fisik maupun teknologi lalu lintas. Kecanggihan teknologi lalu lintas menjadi tidak berarti, apabila masyarakatnya belum memahami dan menjadikan ketertiban serta keselamatan lalu lintas sebagai kebutuhan yang wajib dilaksanakan.

ITW meragukan kepedulian, pemahaman dan kemampuan maupun kompentensi para pasangan cagub DKI untuk bisa mewujudkan kamseltibcar.

Artinya, kata Edison, beberapa tahun ke depan kondisi lalu lintas dan angkutan transportasi umum di ibukota masih tetap menjadi permasalahan serius. Karena pasangan cagub terpilih, akan melakukan upaya yang serupa dengan pemerintahan sebelumnya. Yaitu upaya-upaya yang sarat dengan proyek. Seperti pembangunan ruas tol dalam kota, ERP dan berbagai kebijakan sebagai upaya menarik restribusi dari masyarakat.

Sejatinya, Edison menjelaskan, dalam kondisi lalu lintas yang sudah pada posisi gawat darurat, pemerintah harus melakukan tindakan revolusioner, seperti moratorium penjualan kendaraan baru dalam jangka waktu tertentu. Serta menata kembali persyaratan kepemilikan kendaraan dan melakukan rekayasa lalu lintas yang secara signifikan bisa mengurai kemacetan.

Terakhir Edison berharap, masyarakat ibukota lebih cerdas memilih pemimpin yang memiliki kemampuan dan keberanian untuk mengatasi kemacetan agar tidak menjadi momok menakutkan. Sebaiknya, masyarakat memilih pasangan calon yang bersedia menandatangani pernyataan akan mewujudkan kamseltibcar lalu lintas.

Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Tiga cagub dan cawagub itu adalah, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (nomor urut 1), Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (nomor urut 2), dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (nomor urut 3). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya