Berita

Nusantara

IKAPPI Investigasi Penyebab Kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 10:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kebakaran Pasar Baru Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (8/11), kian menambah daftar panjang pasar tradisional di Indonesia yang terbakar dalam kurun waktu setahun kebelakang.

Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri mengatakan ini seperti alarm peringatan untuk terus meningkatkan kewaspadaan atas potensi terjadi kebakaran. Terutama di pasar-pasar besar di seluruh Indonesia.

"Duka mendalam kami sampaikan kepada seluruh pedagang Pasar Baru Porong yang menjadi korban kebakaran. Kami juga menerima ungkapan duka dari berbagai pedagang pasar yang ada di seluruh Indonesia," ucap Mansuri, Jumat (11/11).


Menurutnya, musibah kebakaran Pasar Baru Porong ini merupakan musibah besar yang menyita perhatian publik. Karenanya kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo harus ditangani secara serius.

Menurut data yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Timur terdapat ratusan kios yang terbakar di Pasar Baru Porong. Hal ini menyebabkan ratusan pedagang turut pula menjadi korban karena barang dagangannya ludes terbakar.

"Sementara ini total jumlah kerugian masih kami himpun. Namun kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil. Maka dari itu harus ada langkah cepat dari pemerintah daerah agar nasib para pedagang di Pasar Baru Porong Sidoarjo tidak semakin terpuruk," sebut Mansuri.

Terkait indikasi kebakaran, pihaknya masih menggali informasi dan data lebih mendalam. Terhitung mulai dari kemarin Tim Investigasi dari DPP IKAPPI bersama IKAPPI Jawa Timur turun langsung ke Pasar Baru Porong guna mengumpulkan data dan informasi terkait musibah kebakaran pasar tersebut.

"Mungkin dalam beberapa hari ke depan kami baru dapat menyimpulkan penyebab kebakaran dan berapa jumlah kerugian," tukas Mansuri. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya